Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Renungan Minggu: Tak Ada yang Tidak Dibutuhkan

Rojiful Mamduh • Minggu, 26 Januari 2025 | 14:33 WIB
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh,
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh,

JombangBanget.id - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya menyadari bahwa semua pasti dibutuhkan.

’’Malahan justru anggota-anggota tubuh yang tampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan,’’ tuturnya mengutip 1 Korintus 12:22.

Pernahkah kita merasa rendah diri untuk bergabung dalam sebuah kelompok paduan suara karena suara kita pas-pasan?

Atau pernahkah kita merasa tidak dapat memberikan kontribusi apa pun dalam pelayanan?

Mungkin banyak di antara kita yang mengundurkan diri dalam pelayanan karena kita berpikir tidak dapat memberi pengaruh apa pun dalam pelayanan.

Atau merasa telah banyak orang yang melayani di gereja, sehingga keterlibatannya hanya akan seperti memberikan setitik air kepada samudra.

Dulu diawal saya mulai terlibat dalam pelayanan di sebuah gereja lokal, saya juga mengalaminya.

Saya merasa rendah diri karena tidak ada kelebihan yang saya miliki dalam pelayanan.

Saya tidak bisa main musik, apalagi berdiri di depan banyak orang, saya tidak percaya diri.

Tapi ketika saya mengerti arti melayani dan kerinduan hati yang kuat untuk melayani Tuhan, maka saya mengerjakan apa yang bisa saya kerjakan.

Dari mulai mengatur kursi, membersihkan gereja dan hal-hal lain yang mungkin tidak terlihat orang lain saat mengerjakannya, tapi dengan sukacita saya melakukannya.

Baca Juga: Renungan Minggu: Berjalan dalam Pengharapan

Puji Tuhan kalau hari ini saya ada dan karena anugerah Tuhan saja dipercayakan untuk menggembalakan jiwa-jiwa.

Dari hal yang kecil belajar tetap setia dan tulus, Tuhanlah yang menilai dan dipercayakan hal yang lebih besar lagi.

Firman Tuhan mengingatkan bahwa masing-masing kita adalah anggota tubuh Kristus yang saling membutuhkan.

Mata tidak dapat melakukan apa yang dikerjakan tangan, demikian juga sebaliknya.

Mungkin kita adalah setitik air bagi samudra. Akan tetapi, jika setiap titik air tidak mau memberikan dirinya, bukankah samudra itu tidak pernah ada?

Demikian juga dengan setiap anggota tubuh Kristus. Meskipun kita adalah bagian tubuh yang paling kecil dan lemah, kita tetap dibutuhkan dan sangat berarti bagi pekerjaan Kristus (ayat 21, 22).

Bayangkan jika setiap anggota tubuh terkecil tidak mau memberikan dirinya bagi tubuh, bukankah tubuh itu menjadi tidak sempurna?

Inilah saatnya kita mengubah cara pandang terhadap diri sendiri. Jangan rendah diri dan merasa sebagai anggota tubuh terkecil dan terlemah.

Tak perlu berpikir kita tidak dapat memberi pengaruh apa pun dalam pelayanan karena merasa tidak memiliki kemampuan apa-apa.

Tanamkan keyakinan bahwa setiap pelayanan selalu sangat berarti. Setiap orang dapat membuat sesuatu lebih baik demi kemuliaan Tuhan.

Kerjakanlah apa yang bisa kerjakan sekecil apapun itu dengan tulus untuk kemuliaan Tuhan.

’’Satu pelayanan, satu orang, satu anggota tubuh, selalu sangat berarti bagi Kristus. Tidak ada yang tidak dibutuhkan. Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Renungan Minggu #dibutuhkan #Tak #GPdI House of Prayer Sawahan #Jombang #Tidak Ada #pendeta #Petrus Harianto