Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Hati-Hati, Besi Jembatan Jalan Nasional di Jombang Ini Mencuat, Teror Pengendara

Ainul Hafidz • Rabu, 22 Januari 2025 | 13:47 WIB
RUSAK: Lantai jembatan jalan nasional di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang besinya mencuat.
RUSAK: Lantai jembatan jalan nasional di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang besinya mencuat.

JombangBanget.id – Kondisi jalan nasional di Kabupaten Jombang dikeluhkan pengguna jalan.

Di sejumlah titiknya banyak dipenuhi lubang jalan serta permukaan jalan yang bergelombang.

Salah satu lubang jalan ditemukan di lintasan jembatan Kayen II yang terletak di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang.

Kondisi ini diperparah dengan keberadaan material besi yang mencuat ke permukaan.

Pantauan di lokasi Senin (20/1) siang, Jembatan Kayen II dengan panjang 7,8 meter kondisi lantainya tak lagi rata.

Sedikitnya terdapat tiga lubang menganga di lintasan jembatan penghubung jalan nasional jurusan Surabaya-Madiun ini.

RUSAK: Lantai jembatan jalan nasional di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, berlubang.
RUSAK: Lantai jembatan jalan nasional di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, berlubang.

Parahnya lubang membuat material besi mencuat ke permukaan.  ”Rusak sudah sejak akhir tahun 2024,” kata Mustakim salah seorang warga.

Kerusakan semula hanya muncul lubang kecil. Karena tak kunjung ada penanganan, lama kelamaan membuat lubang membesar.

”Yang parah itu di tengah, besinya sampai kelihatan,” imbuh dia.

Kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan. ”Apalagi sekarang musim hujan, lubangnya bisa-bisa jadi kubangan air. Sedangkan yang lewat banyak kendaraan besar,” tutur dia.

Menurut dia, sebelumnya sudah ada petugas melakukan pengecekan. Hanya saja, sampai sekarang belum ada penanganan.

”Kalau tidak salah awal tahun itu sudah disurvei, nggak tahu cuma dikasih tanda belum juga diperbaiki,” kata Mustakim.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Jatim dari BBPJN Jatim-Bali, Siti Sekar Gondo Arum belum berhasil dikonfirmasi.

Baik melalui sambungan sambungan selulernya, maupun pesan WhatsApp belum ada jawaban. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#berlubang #rusak #jalan nasional #jembatan #jembatan kayen #besi