JombangBanget.id – Pemkab Jombang tahun ini akan melanjutkan rehabilitasi mal pelayanan publik (MPP) di Ruko Simpang Tiga Mojongapit.
Itu setelah sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar.
Rencananya dipergunakan untuk gedung lantai dua.
”Rencananya tahun ini kita akan melakukan rehab di lantai dua,” ujar Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang Joko Triono dikonfirmasi.
Anggaran yang disiapkan Rp 2 miliar. Itu untuk proyek fisik serta interior di lantai dua.
”Sehingga nanti wajah MPP terlihat,” ungkapnya.
Saat ini masih dalam proses penyusunan dokumen perencanaan.
Sehingga, proyek tersebut masih belum masuk lelang oleh Bagian Pengadaan Barang Jasa (PBJ) Setdakab Jombang.
”Belum, ini masih proses perencanaan. Rencana nanti April atau Mei baru masuk lelang,” katanya.
Diakui, pemkab pada 2024 sudah menganggarkan Rp 1,6 untuk rehab lantai satu beserta interior.
”Itu juga pengadaan komputer untuk pelayanan OPD vertikal. Sehingga OPD tidak membawa komputer karena sudah disiapkan dari anggaran tersebut,” pungkas Joko.
Sebelumnya, Komisi B DPRD Jombang memanggil Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTPSP) Jombang, Rabu (8/1).
Para wakil rakyat mempertanyakan pembangunan gedung mal pelayanan publik (MPP) yang menelan anggaran Rp 1,6 miliar 2024.
Karena, mendapat informasi renovasi yang dianggarkan kurang maksimal.
Rapat dengar pendapat (RDP) digelar juga untuk menanyakan perkembangan setelah MPP direnovasi.
Dari penjelasan dinas, renovasi yang dilakukan sudah selesai. Bahkan sudah beroperasi. Sedikitnya ada sekitar 16 gerai pelayanan.
Anggaran Rp 1,6 miliar tidak hanya untuk renovasi bangunan saja. Melainkan digunakan untuk membeli peralatan pendukung seperti komputer. (yan/fid)
Editor : Ainul Hafidz