JombangBanget.id – Bupati terpilih Jombang Warsubi menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang, Minggu (29/12).
Dalam kesempatan tersebut, Warsubi mengajak kaum disabilitas untuk berani berkarya.
Dalam kesempatan itu, Warsubi mengajak penyandang disabilitas untuk berkarya.
”Saya bahagia bisa datang kemari. Bertemu dengan teman-teman disabilitas. Saya terenyuh dengan semangat mereka untuk tetap terlibat aktif dalam beragam aktivitas positif. Ini memberikan inspirasi bagi kita semua. Usaha-usaha yang sudah berjalan ini nanti bisa dikembangkan lebih baik lagi sehingga semua bisa dilibatkan dalam usaha,” ujar Warsubi.
Menurutnya, Jombang ke depan harus mulai berbenah sebagai upaya untuk menciptakan kesetaraan akses, baik akses kesehatan, pendidikan maupun pekerjaan.
Kelompok rentan dan penyandang disabilitas di Jombang menurutnya sebenarnya sudah memiliki keberdayaannya sendiri.
”Kita harus bisa memberikan kesempatan dan peluang yang sama untuk siapa pun dan kesetaraan dalam berkarya,” tambah dia.
Kepada wartawan, Warsubi menekankan pentingnya pemberian pelatihan wirausaha sehingga kelompok disabilitas pun memiliki ruang dan kesempatan yang sama.
”Ini selaras dengan program kerja Warsubi-Salman. Di mana perintisan UMKM-UMKM di dusun-dusun juga bisa diisi oleh kelompok disabilitas. Bentuknya tentu saja menyesuaikan dengan karakteristik disabilitasnya dan keahlian mereka,” tambahnya.
Sesuai dengan UU Ketenagakerjaan, lanjut dia, mengenai penempatan penyandang disabilitas pada dunia kerja sudah cukup mendukung kondisi mereka.
Jika dapat diakomodir dengan perintisan UMKM di setiap dusun, semestinya tenaga kerja disabilitas dapat terserap dengan baik.
Baca Juga: Hadir di Tasyakuran Kemenangan Khofifah-Emil, Warsubi Sampaikan Ini
Ia menambahkan, secara global, keberpihakan pada perluasan kesempatan dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, pendidikan hingga politik di era saat ini terus didorong.
”Sehingga Jombang sebagai kabupaten yang inklusif juga jangan sampai tertinggal,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz