Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Orang yang Syukur dan Sabar Selalu Bisa Melihat Tanda Kekuasaan Allah SWT

Rojiful Mamduh • Sabtu, 7 Desember 2024 | 13:27 WIB

 

Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Katib Syuriyah MWCNU Jogoroto sekaligus Wakil Ketua MUI Jogoroto, KH M Sholahuddin Kariim, menjelaskan pentingnya syukur dan sabar.

’’Orang yang syukur dan sabar akan selalu bisa melihat tanda-tanda kekuasaan Allah SWT,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Kamis (5/12).

Sebagaimana disebutkan dalam Quran Surat Luqman ayat 31.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah SWT bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.

Sehingga mereka selalu bisa bersyukur dan bersabar.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin.

Jika mendapatkan kesenangan dia bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya.

Dan jika ditimpa kesusahan dia bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.

’’Sifat syukur dan sabar ini amat berat untuk kita miliki. Sebab sifat dasar manusia belum pandai berterimakasih dan belum pandai bersabar,’’ terangnya.

Rasulullah memberi teladan untuk senantiasa berdoa; Allahummaj’alni syakuro waj’alni soburo.

Ya Allah jadkanlah aku termasuk orang-orang yang bersyukur dan bersabar.

’’Para sahabat bertanya; Ya Rasul, kenapa syukur jenengan dahulukan dari pada sabar?’’

Nabi menjawab, menjadi orang yang sabar itu berat.

’’Akan tetapi ketahuilah, bahwa menjadi hamba Allah yang pandai bersyukur jauh lebih berat dari pada menjadi hamba Allah yang penyabar,’’ urainya.

Nabi bersabda; Man lam yaskurinnas lam yaskurillah. Seseorang belum bisa disebut bersyukur sebelum ia pandai berterimakasih kepada sesama manusia.

Nabi Muhammad SAW bersabda;  Ada dua perkara barangsiapa memiliki keduanya, maka Allah mencatatnya sebagai orang yang bersyukur dan penyabar.

Barangsiapa yang tidak memiliki kedua perkara tersebut, maka Allah tidak mencatatnya sebagai orang yang bersyukur dan tidak pula sebagai penyabar.

Pertama, orang yang dalam urusan agamanya melihat kepada orang yang lebih tinggi darinya, lalu dia mengikutinya.

Kedua, dalam urusan dunianya dia melihat kepada orang yang lebih rendah darinya, lalu dia bersyukur kepada Allah, karena Allah telah melebihkan dia.

Orang inilah yang berhak dicatat Allah sebagai orang yang bersyukur dan penyabar.

Melihat orang lebih tinggi dalam hal ilmu dan amal ibadah akan membuat kita giat mencari ilmu dan beribadah.

Karena mencari ilmu adalah kewajiban sebagai umat Islam. Nabi bersabda; Carilah ilmu sejak di ayunan ibu sampai liang lahad.

Dalam urusan harta atau rezeki yang diterima, kita harus melihat kepada yang lebih rendah, karena hal itu akan menumbuhkan rasa syukur kepada Allah SWT.

Melihat harta kepada orang yang lebih banyak hanya akan membuat kita tidak bisa menikmati apa yang kita miliki. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Allah SWT #kekuasaan #masjid #sabar #syukur #Binrohtal #polres #Jombang #tanda