JombangBanget.id – Sebuah duiker atau gorong-gorong drainase jalan kabupaten di Desa Sukorejo, Kecamatan Perak, Jombang kondisinya bolong.
Meski sudah berbulan-bulan rusak, perbaikan tak kunjung dilakukan.
Seperti yang terlihat hingga Kamis (28/11) siang, lubang terlihat di ujung selatan duiker. Kedalaman lubang mencapai 30 sentimeter.
’’Sudah lebih tiga bulan itu, makin hari makin besar,’’ kata Sutoyo, 50, warga di lokasi.
Beberapa tanda sudah sempat dipasang warga pada duiker itu guna memberi peringatan bagi para pengguna jalan.
’’Pernah dikasih kayu, dikasih batang pisang, sampai sekarang ditutup batu,’’ imbuhnya.
Ia berharap, lubang itu bisa segera ditutup agar tak membahayakan pengguna jalan.
’’Ini jalur poros menuju Bandarkedungmulyo dan Megaluh, sehingga ramai kendaraan,’’ terangnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang, Agung Setiadji, mengaku belum mengetahui perihal kerusakan itu.
’’Kita akan cek dulu ke lapangan, kalau memang ada lubang ya segera kita tambal nanti,’’ ucapnya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz