JombangBanget.id - Wakil Ketua DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), sangat peduli dengan generasi muda.
Dia pun gencar menyampaikan sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba kepada mereka.
Seperti yang dilakukan di SMK Islam Mbah Bolong, Watugaluh, Diwek, Jombang.
’’Narkoba itu yang dirusak saraf otak. Jika otak sudah rusak, maka semua potensi sebagai manusia akan hilang,’’ kata Pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini.
Padahal potensi manusia sangat banyak.
’’Fisik, otak dan hati ini adalah mutiara dari Allah SWT yang harus kita syukuri,’’ ucap ketua DPC Demokrat Jombang ini.
Akibat narkoba, seseorang akan kehilangan produktivitasnya.
’’Ya karena otak, hati dan fisiknya rusak, sehingga masa depannya hancur,’’ ujar ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.
Banyaknya kasus narkoba di Jombang membuat semua pihak harus tergerak melakukan pencegahan.
Gus Sentot mengutip yang disampaikan tuan rumah, Pengasuh PP Falahul Muhibbin, KH Nurhadi (Mbah Bolong).
’’Mbah Bolong tiap Selasa mengisi pengajian di LP (Lembaga Pemasyarakatan) Jombang. Dari sekitar 900 penghuni penjara, 600 karena kasus narkoba,’’ terang ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.
Hal itu menunjukkan besarnya kasus narkoba di Jombang.
’’Makanya saya bersama teman-teman Walet Reaksi Cepat (WRC) Birendra gencar turun sosialisasi dan penyuluhan bahaya narkoba,’’ urai alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz