JombangBanget.id – Intensitas hujan yang mulai tinggi menjadikan debit air Sungai Brantas di Jombang naik.
Sebagai antisipasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang memasang papan imbauan, terutama di titik-titik jasa penyeberangan perahu Sungai Brantas Kecamatan Megaluh.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Johan Kartika mengatakan, sejak memasuki musim hujan, diakui debit sungai Brantas mengalami kenaikan.
”Ya beberapa hari terakhir memang terpantau naik. Dan kami telah melakukan upaya sosialisasi,’’ katanya.
Sosialiasi yang dilakukan, dengan memasang papan imbauan di beberapa titik.
Beberapa poin dalam imbauan tersebut, yakni menghentikan aktivitas pengoperasian perahu penyeberangan angkutan sungai bila debit air sungai tinggi dan deras, operator wajib memahami serta memiliki keterampilan dalam mengendalikan perahu/kapal, setiap perahu wajib dipasang pagar samping dan lain-lain.
”Kami juga melakukan melakukan sosialisasi kepada operator perahu secara langsung,’’ terangnya.
Disinggung terkait bantuan alat pengaman untuk para penyedia jasa penyebarangan, Johan mengatakan tahun ini tidak ada.
”Tahun ini tidak ada, tapi setiap perahu sudah pernah mendapat bantuan life jaket dan pelampung dari dishub provinsi, didistribusikan oleh dishub kabupaten,” ucapnya.
Sementara itu, jasa penyeberangan perahu Sungai Brantas masih banyak jadi pilihan warga untuk menyeberang sungai.
Salah satunya terpantau di wilayah Desa/Kecamatan Megaluh Minggu (17/11).
Terpantau masih banyak warga yang menggunakan jasa perahu tambang untuk menyeberang Sungai Brantas.
Pantauan di lokasi, sejumlah perahu tambang tetap beraktivitas hilir mudik mengantarkan warga.
Ada beberapa kecamatan yang dituju warga, mulai Kecamatan Jatikalen, Kabupaten Nganjuk, maupun Kecamatan Plandaan dan Ploso yang berada di wilayah utara Brantas.
Meski debit air mengalami sedikit kenaikan, warga tetap menggunakan jasa perahu tambang.
”Setiap hari ini ke Plandaan soalnya lebih dekat dari sini,’’ ujar Wahyu Tri, salah satu warga.
Menurutnya, waktu yang ditempuh untuk ke tempat tujuan lebih cepat dibandingkan lewat jalan kabupaten. Apalagi ongkos penyebrangan juga tetap terjangkau.
”Daripada muter lewat Tembelang kan jauh, lebih baik lewat sini,’’ terangnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz