Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Warga Andalkan Suplai Air Bersih dari BPBD, Buntut Sumur Pamsimas Manduro Kabuh Menyemburkan Api

Achmad RW • Minggu, 24 November 2024 | 00:05 WIB
KRISI AIR BERSIH: Warga Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Jombang berebut air bersih suplai dari BPBD, Jumat (22/11).
KRISI AIR BERSIH: Warga Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Jombang berebut air bersih suplai dari BPBD, Jumat (22/11).

JombangBanget.id - Hingga Jumat (22/11), pemkab terus mengirimkan supali air bersih kepada warga Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Jombang.

Dalam sehari, BPBD Jombang mengirimkan hingga empat tangki air.

Seperti yang terlihat pada Jumat (22/11) pagi di Dusun Gesing, Desa Manduro ini.

Begitu mobil tangki air bersih datang, warga pun langsung menyerbunya.

Mereka memanfaatkan segala wadah air yang mereka punya, mulai galon, ember, bak, jeriken untuk mengambil air.

Berbeda dengan beberapa hari sebelumnya yang warga harus mengantre langsung ke tangki, sejak Jumat (22/11) kemarin, kiriman air kini diletakkan di tandon-tandon lipat yang sudah dipasang di beberapa titik di dusun itu.

”Sejak kemarin kita mendapat bantuan tandon lipat dari Pemkab Jombang. Ada 10 buah dan dibagi untuk tiga dusun yang terdampak,” terang Sekretaris Desa  Manduro Noto kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Begitu air dituangkan, warga pun berebut mengambil air yang masuk ke tandon lipat itu.

Beberapa warga dengan sabar mengantre air di dua saluran keluar tandon.

Namun tak sedikit pula yang tak sabar dan terlihat langsung mengambil air dari dalam tandon.

”Sampai hari ini memang masih mengandalkan bantuan saja, karena memang air pam tidak bisa mengalir ke rumah warga,” lanjutnya.

Baca Juga: BPBD Jombang Lakukan Uji Gas, soal Pipa Sumur Pamsimas Manduro Keluarkan Api

Noto menyebut, hingga kemarin upaya perbaikan sumur pamsimas belum tuntas dilakukan. Kondisi sumur masih tak bisa digunakan.

”Kalau mandi cuci sebenarnya sih ada, bisa pakai sumur gali, tapi kalau untuk minum dan masak ini yang menunggu bantuan,” lontarnya.

Terbukti, tak sampai 30 menit, air bantuan air pun ludes diserbu warga.

Bahkan, satu tangki air penuh berisi 5.000 liter yang dikirim BPBD pagi itu nyaris tak cukup memenuhi kebutuhan satu dusun itu saja.

”Kalau kebutuhannya ya memang besar, tapi ya kita cukupkan dulu sementara yang ada. Yang jelas beberapa hari ini kan ada kiriman 4 tangki setiap hari dari BPBD, itu sudah sangat lumayan,” lontarnya.

Sementara itu, Plt Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas menyebut bantuan air memang masih dikirim ke Desa Manduro setiap harinya.

”Selain bantuan air, kami memberikan 10 tandon lipat juga, ada jiriken dan logistik juga kita berikan,” ungkapnya.

Wiko, sapaan akrabnya menyebut, bantuan itu juga masih akan terus dilakukan selama krisis air di Desa Manduro masih terjadi akibat tak berfungsinya sumur pamsimas.

”Sampai kapannya, kita belum bisa pastikan, yang jelas selama masih dibutuhkan ya kita upayakan penuhi,” pungkasnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#bpbd #air bersih #Manduro #Kabuh #Menyemburkan #pamsimas #Jombang #api #krisis