JombangBanget.id – Proyek jalan cor milik Kementerian PUPR di Kecamatan Ploso, Jombang hingga kini masih berproses.
Meski waktunya tinggal sebulan lagi, progres proyek di ruas Jatigedong-Jatibanjar itu masih di angka 35 persen.
Pantauan di lokasi hingga Jumat (22/11) siang, pengerjaan proyek jalan ini masih berjalan.
Sejumlah pekerja, terlihat masih mengerjakan bagian samping jalan, alias pembuatan tembok penahan jalan.
Sementara bagian tengah jalan, masih terlihat melompong, meski pemadatan tanah terlihat sudah dilakukan di beberapa titik.
”Sampai saat ini, kami sedang banyak pekerjaan pasangan batu kemudian ada pekerjaan saluran dan timbunan,” terang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.2 Provinsi Jatim dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur–Bali Siti Sekar Gondo Arum.
Sekar menyebut, hingga Jumat (22/11) progres pekerjaan itu belum sampai 50 persen. ”Total sudah 35 persen,” ungkapnya.
Proyek itu sendiri, harus tuntas dikerjakan hingga akhir Desember 2024 mendatang.
”Rencana pekerjaan sampai akhir Desember 2024,” pungkasnya.
Untuk diketahui, lelang proyek Preservasi Jalan Jatigedong-Jatibanjar, Pacet-Trawas, dan Pacing-Pacet itu dimenangkan PT Liman Jaya Trans Mix asal Pasuruan, Jawa Timur dengan harga Rp 38.619.490.893 dari HPS Rp 45.002.123.192.
Seperti yang tertulis di laman LPSE Kementrian PUPR. Dalam proyek itu, nantinya jalan yang semula aspal, akan diganti dengan material rigid alias cor beton.
Selain itu, lebar jalan sebelumnya lebar 6 meter ada tambahan bahu jalan satu meter.
Selain itu, jembatan seng yang berdiri di atas Kali Marmoyo juga akan diganti dengan jembatan permanen. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz