JombangBanget.id – Dua pekan jelang coblosan, Polda Jawa Timur melakukan pemantauan kesiapan Pilkada 2024 ke daerah-daerah.
Seperti Rabu (13/11), rombongan Polda Jatim dipimpin Kabagdalops Roops Polda Jawa Timur AKBP I Made Dhanuardana melakukan pemantauan persiapan logistik pilkada di KPU Jombang.
Pantauan di lokasi, rombongan Polda Jatim tiba di Jombang pukul 10.00.
Mereka disambut Komisoner KPU Jombang Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Setyo Anggoro didampingi Kasubag Keuangan, Umum dan Logistik KPU Jombang Heri Subagyo.
Rombongan selanjutnya menuju Gedung Tennis Indoor di Jl Kusuma Bangsa memantau kegiatan pengepakan logistik pilkada.
Kabagdalops Roops Polda Jawa Timur AKBP I Made Dhanuardana mengatakan, tujuannya datang ke Jombang tak lain untuk memantau kesiapan logistik.
”Kita ingin memastikan kesiapan logistik baik untuk Pilgub dan Pilbup Jombang,’’ ujar dia.
Selain itu, ia juga ingin memastikan skema pengamanan logistik dan persiapan pendistribusian dari Gedung Tenis Indoor ke kecamatan, kecamatan ke desa hingga sampai di TPS.
”Kita juga ingin memastikan pendistribusian, pengawalan yang dilakukan petugas di masing-masing kabupaten/kota termasuk Jombang,” jelas dia.
Terpisah, Ketua KPU Jombang Ahmad Udi Masjkur melalui Komisioner KPU Jombang Divisi Hukum dan Pengawasan Agus Setyo Anggoro mengatakan, hari ini sudah mulai kegiatan packing logistik pilkada.
Pihaknya melibatkan 717 petugas dari unsur PPS dan PPK.
”Kita melibatkan setiap PPS mengirimkan 2 orang, dan dikawal dengan PPK jadi total 717 personel,” ujar dia.
Dalam teknisnya, petugas akan memastikan kebutuhan logistik tiap TPS terpenuhi semua.
Misalnya, logistik yang dimasukkan kotak suara, di antaranya surat suara, kabel ties, tinta, segel, karet pengikat, kantong plastik, alat bantu tuna netra, alat untuk mencoblos, sampul kubus dan lain-lain.
Sedangkan ada beberapa logistik yang kita siapkan di luar kotak suara.
Misalnya, lem, kantong plastik, spidol kecil, tanda pengenal petugas KPPS, tanda pengenal petugas TPS, daftar pasangan calon pilgup dan pilbup, tanda pengenal saksi, dan lain-lain.
”Kegiatan packing sendiri, kita target bisa rampung dalam empat hari,” tandasnya.
Disinggung terkait kekurangan termasuk kerusakan surat suara pilbup yang ditemukan pada saat kegiatan sortir lipat beberapa waktu lalu, Anggoro menyebut telah disampaikan ke pihak penyedia.
”Kekurangan surat suara pilbup kita sudah koordinasi dengan penyedia. Insya Allah hari ini kita ambil,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz