Satu, dua, tiga
Semua kan menjadi telaga
Dengan awan mengeluarkan semuanya
Menangis tanpa jeda
Tenang, keluarkan ketika tak bisa lagi menampung
Disini, bumi kan siap menjadi wadah mu
Lepaskan, tanpa ada yang kau gantung
Hidupi lah bumi ini dengan air-air mu
Hujan, tanpa kau sadari
Kau telah memberi kehidupan di buana ini
Tanpamu, dunia ini gersang tak ada kehidupan
Tanpamu, jagat ini tak akan ada keindahan
Alunan lagu dan secangkir kopi
Temani dikala hujan petang melanda
Gelap sepi bak tak ada kehidupan
Namun malam ini, begitu menenangkan
Karya: Elsa Nurul Fitriani, dkk
Mahasiswa Prodi Psikologi Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
Editor : Ainul Hafidz