(Karya Azzahrotul Iwanah Dkk, Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prodi Psikologi Islam)
Dalam sunyi, kau simpan cerita,
Tak terucap di bibir, tak tersirat di mata,
Seperti malam yang menutup rapat bintang,
Tak satu pun tahu apa yang kau kenang.
Baca Juga: Puisi: Maafkan Aku Ibu
Seperti awan yang menahan hujan,
Kau biarkan kisahmu tenggelam perlahan,
Tak satu jiwa kau izinkan tahu,
Bagaimana hatimu menyulam rindu.
Baca Juga: Puisi: Ibu Sang Pejuang
Kau adalah buku tanpa halaman,
Cerita hidupmu tanpa catatan,
Namun dalam sunyi yang tak terbaca,
Jiwamu tetap menulis tanpa jeda.
Baca Juga: Puisi: Aku
Tak ada yang tahu, tak ada yang bertanya,
Mengapa kau simpan semuanya,
Hingga waktu menjelma menjadi bayang,
Dan kau hilang bersama cerita yang tak pernah pulang.
Editor : Ainul Hafidz