Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kilogram, Ketua TPID Jombang Bilang Begini

Azmy endiyana Zuhri • Kamis, 10 Oktober 2024 | 18:26 WIB

 

TEGAS: Sekdakab Agus Purnomo saat memberikan penjelasan kepada awak media.
TEGAS: Sekdakab Agus Purnomo saat memberikan penjelasan kepada awak media.

JombangBanget.id – Banyaknya warga di sejumlah kecamatan yang mengeluh kelangkaan elpiji 3 kilogram (kg) direspons cepat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jombang.

Selain menerjunkan tim ke lapangan, TPID juga berkoordinasi dengan distributor untuk segera mengirim elpiji ke wilayah tersebut.

Bahkan TPID juga berkirim surat ke Pertamina untuk penambahan kuota elpiji 3 kg.

Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim menindaklanjuti informasi terkait banyaknya warga yang mengeluh kesulitan mendapatkan elpiji 3 kg.

”Setelah mendapat informasi dari media, TPID langsung turun ke lapangan,” tegasnya, Rabu (9/10).

Pria yang juga menjabat sekretaris daerah Kabupaten Jombang mengatakan, dari hasil identifikasi di lapangan, tim menemukan dalam beberapa bulan terakhir terjadi peningkatan permintaan elpiji 3 kg.

Namun ia memastikan stok elpiji 3 kg aman.

”Hasil di lapangan, memang sangat banyak permintaan elpiji 3 kilogram dalam beberapa bulan terakhir ini. Karena banyak permintaan di masing-masing penyalur ini sehingga sampai bisa dikatakan telat,” bebernya.

Tidak hanya itu, sebagai tindak lanjut, pemkab juga melakukan komunikasi dengan pihak distributor untuk segera mengirim elpiji ke wilayah kecamatan yang dirasa masyarakatnya kesulitan untuk mencari elpiji.

”Seperti informasi dari media kemarin ada di Kecamatan Jombang dan Mojoagung. Langsung kami komunikasikan dengan distributor dan langsung di-drop,” tegasnya.

Pihaknya juga akan menginvetarisir kembali daerah mana-mana saja, kecamatan mana saja yang masih kesulitan mencari elpiji 3 kg dan harganya melambung tinggi.

”Nanti kita akan drop daerah-daerah mana saja yang masih kesulitan mencari elpiji,” bebernya.

Selain itu, pemkab juga sudah meminta tambahan kuota elpiji ke PT Pertamina agar masyarakat tidak kesulitan lagi mencari elpiji.

”Dasarnya kami selalu memantau pendistribusian dan ketersediaan elpiji di semua kecamatan,” pungkasnya.

Pemkab Jombang akhirnya menyurati PT Pertamina untuk meminta tambahan jatah kuota elpiji 3 kilogram (kg).

Menyusul adanya keluhan masyarakat di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jombang kesulitan mencari elpiji tabung melon itu.

”Disdagrin kemarin sudah mengirim surat permintaan penambahan kuota ke PT Pertamina Patra Niaga di Surabaya,” ujar tegas Agus Purnomo.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejak beberapa bulan terakhir, warga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Jombang mengeluhkan kesulitan mencari elipiji 3 kg.

Beberapa di antaranya dirasakan warga di Kecamatan Jombang, Diwek, Ngoro, Plandaan, Megaluh, dan Kecamatan Kesamben.

Sejumlah pengercer hingga pemilik pangkalan elpiji juga mengaku pegiriman sering tersendat hingga jatah mereka berkurang.

Akibat pasokan elpiji minim, harga elpiji 3 kg di pasaran ikut melambung bahkan ada pengecer yang terpaksa mematok harga hingga Rp 23 ribu per tabung.

Beberapa warga di Kecamatan Diwek bahkan harus rela titip tabung elpiji 3 kg kosong ke pengecer agar bisa mendapatkan elipiji 3 kg. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#langka #elpiji #kelangkaan #pt pertamina #tpid #3 kilogram #Jombang #gas elpiji #3 kg