Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Puluhan Pohon Tabebuya di Jl KH Romli Tamim Mati, Begini Kata DLH Jombang

Ainul Hafidz • Senin, 30 September 2024 | 14:32 WIB
KERING: Kondisi pohon tabebuya yang ditanam di pinggir Jalan KH Romli Tamim Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang mati.
KERING: Kondisi pohon tabebuya yang ditanam di pinggir Jalan KH Romli Tamim Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang mati.

JombangBanget.id Puluhan batang pohon tabebuya di sepanjang Jalan KH Romli Tamim di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang mati.

Meski sudah sekitar tujuh bulan ditanam, kondisinya mengering.

Beberapa batang pohon bahkan terlihat mulai keropos.

Pantauan di lokasi, deretan pohon tabebuya ditanam di bahu jalan berhimpitan langsung dengan pagar perlintasan kereta api.

Ada sekitar 50 titik batang pohon tabebuya yang ditanam di sepanjang ruas jalan kabupaten tersebut. Namun, sekitar 30 batang pohon terlihat mengering atau mati.

”Kalau tidak salah ditanam awal-awal tahun,” kata Ahmad Junaidi salah seorang warga sekitar.

Melihat kondisinya mengering seperti itu, Junaidi menilai puluhan pohon tersebut sudah mati.

”Karena yang lain sudah tumbuh daun, sedangkan yang ini kering seperti tidak terawat,” imbuh dia sembari menunjuk pohon yang daunnya mengering.

Dia pun tak mengetahui penyebab puluhan pohon tabebuya tersebut mati.

Ia berharap, pohon-pohon tersebut bisa secepatnya diganti dengan pohon yang baru.

Sebab, bersamaan pengerjaan proyek kereta api beberapa tahun lalu, seluruh pohon peneduh jalan di sisi selatan ditebang.

Baca Juga: Ini Tips Sambung Pohon Durian dari Wonosalam Jombang agar Produktivitas Buah Meningkat

Eman kalau mati terus dibiarkan begini,” ujar dia.

Menurut dia, banyaknya pohon yang mati hingga mengering karena minimnya perawatan.

”Bisa saja karena musim kemarau, karena tidak disiram air sehingga yang awalnya layu sekarang mati,” kata Junaidi.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum tak menampik, sepanjang jalan itu merupakan kewenangan pihaknya.

Banyaknya pohon yang mati juga sudah dilakukan identifikasi ke lapangan.

”Iya, kelihatannya mati,” kata Ulum.

Hasil sementara, jumlah yang mati begitu banyak. ”Ada 30-an pohon yang mati,” imbuh dia.

Pohon itu ditanam sejak tujuh bulan yang lalu. Seluruhnya merupakan pohon tabebuya putih dan merah muda.

Usai dilakukan identifikasi, menurut Ulum, bakal segera dilakukan penggantian. Namun, menunggu hingga musim hujan.

”Jadi tetap akan diganti dan ditanam ulang oleh penyedia mendekati musim hujan,” kata Ulum. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#DLH #Jombang #tabebuya #mati #Jl KH Romli Tamim Jombang #pohon