JombangBanget.id - Ketua PCNU Jombang sekaligus Pengasuh PP Tebuireng Putri, KH Fahmi Amrullah Hadziq, menjelaskan pentingnya zikir.
’’Zikir termasuk kebutuhan manusia, karena hanya dengan zikir jiwa kita menjadi tenang,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (29/8).
Sebagaimana disebutkan dalam QS Arra’d 28. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.
Banyak orang kaya tidak tenang karena meninggalkan zikir. Banyak pejabat dan penguasa tidak tenang karena meninggalkan zikir.
Sebaliknya, banyak orang biasa hidupnya tenang karena rutin berzikir.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Tiada hal yang disesali oleh penghuni surga kecuali atas waktu di dunia yang terlewat tanpa zikir.
’’Semua hal yang menimpa kita adalah pengingat dari Allah SWT agar kita berzikir,’’ terangnya.
Dikisahkan, ada seorang hamba yang bertahun-tahun lamanya tidak pernah berzikir kepada Allah SWT. Hal ini membuat malaikat heran sekaligus geram.
Malaikat tersebut kemudian memberanikan diri untuk bertanya kepada Allah SWT.
’’Wahai Tuhan kami, sesungguhnya si Fulan sudah sekian lama tidak berzikir kepada-Mu,’’ kata Malaikat kepada Allah SWT.
Allah SWT kemudian berfirman: ’’Dia tidak lagi berzikir mengingat-Ku karena larut dalam kenikmatan yang telah Aku berikan padanya. Jika Aku berikan penderitaan niscaya dia akan kembali mengingat-Ku.’’
Allah SWT kemudian memerintahkan malaikat Jibril untuk memberi peringatan pada hamba tersebut dengan cara membuat setiap tetes keringat yang keluar dari badannya menjadi penyakit yang merusak kulitnya.
Benar saja, setelah hamba tersebut terbujur sakit dan tidak dapat lagi merasakan kenikmatan duniawi, akhirnya dia kembali ingat pada Allah SWT.
’’Wahai Tuhanku... Wahai Tuhanku....’’ keluh hamba tersebut merasakan sakit yang dideritanya.
Allah SWT kemudian menjawab: Aku mendengar keluhanmu, wahai hamba-Ku. Ke mana saja kamu selama ini?’’
Kisah ini menjadi peringatan bagi kita. Ketika kesenangan melalaikan kita dari zikir kepada Allah SWT, boleh jadi kesedihan dan penderitaan akan datang sebagai teguran untuk kembali mengingat-Nya.
Zikir atau mengingat Allah SWT merupakan perintah yang harus dilaksanakan oleh umat Islam.
Sebagaimana firman-Nya yang termaktub dalam Surat Al-Baqarah ayat 152: Maka, ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu.
Makanya ketika diberi nikmat, kita harus ingat Allah SWT dengan selalu zikir kepada Allah SWT.
Karena jika kita meninggalkan zikir, maka nikmat itu akan dicabut oleh Allah SWT.
Dan zikir yang terbaik adalah salat. Sebagaimana disebutkan dalam QS Toha 14.
Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah salat untuk mengingat Aku. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz