JombangBanget.id - Keluhan masyarakat terkait saluran Gude-Ploso, Jombang mendapat respons Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang.
Pihaknya, sudah melaporkan ke DLH Provinsi Jawa Timur adanya dugaan pencemaran limbah.
”Kami sudah berkirim surat ke DLH Provinsi Jawa Timur,” ujar Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum saat dikonfirmasi.
Dirinya mengungkapkan, saat ini DLH juga sudah melakukan verifikasi lapangan (verlap). ”Jadi kami masih menunggu hasilnya,” bebernya.
Sementara hingga kemarin, kondisi air di saluran Gude Ploso masih muncul bau busuk dan warna air menghitam.
”Kalau pagi itu baunya sangat menyengat,” ujar Eko salah satu warga sekitar.
Dikatakannya, kondisi ini selalu dialami warga setiap tahunnya. Hanya saja pemkab hingga saat ini belum ada solusi untuk penanganan saluran Gude Ploso.
”Sudah setiap tahun seperti ini,” tegasnya.
Warga juga sudah sering melaporkan ke dinas. Hanya saja, kondisi ini tetap saja tidak berubah.
”Sudah sering laporan juga. Tapi tidak ada perubahan,” pungkasnya.
Sebelumnya, kondisi sekunder Gude Ploso kembali dikeluhkan warga.
Dalam beberapa hari terakhir, saluran di pinggir jalan provinsi Jombang-Ploso ini berubah memutih dan berbau menyengat.
Seperti yang terlihat hingga Minggu (7/7) siang, kondisi air di sepanjang saluran ini tampak keruh dan memutih serta mengeluarkan bau tak sedap. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz