Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Tiga Resep Kemuliaan

Rojiful Mamduh • Jumat, 2 Agustus 2024 | 15:17 WIB

 

Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Ketua PCNU Jombang sekaligus Pengasuh Pesantren Putri Tebuireng, KH Fahmi Amrullah Hadziq, menjelaskan resep kemuliaan.

’’Imam Syafi’i menjelaskan, terdapat tiga hal yang menunjukkan kemuliaan seseorang,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (1/8).

Pertama, mampu menyembunyikan kemiskinannya.

Sehingga orang disekitarnya menyangka dia adalah orang berada.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menjaga kehormatannya. Dan juga agar tidak merepotkan orang lain.

Orang yang tidak meminta-minta kepada manusia maka akan dicintai manusia dan Allah SWT.

Ada seseorang yang datang kepada Rasulullâh Muhammad sallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata;

Wahai Rasulullâh! Tunjukkan kepadaku satu amalan yang jika aku mengamalkannya maka aku akan dicintai oleh Allah dan dicintai manusia.

Nabi SAW menjawab, ’’Zuhudlah terhadap dunia, niscaya engkau dicintai Allah dan zuhudlah terhadap apa yang dimiliki manusia, niscaya engkau dicintai manusia.’’

Zuhud di dunia ini bukan dengan mengharamkan yang halal dan menyia-nyiakan harta.

Tetapi zuhud di dunia ialah menjadikan apa yang ada di Tangan Allah lebih dipercayai daripada yang ada di tanganmu.

Jika suatu musibah menimpamu, maka pahalanya dan simpanan kebaikannya lebih diharapkan daripada menetapnya musibah tersebut pada dirimu.

Kedua, mampu menyembunyikan kemarahannya.

Sehingga orang disekitarnya menganggap dia rida, dan tidak ada kemarahan sedikitpun ketika sedang menghadapi sesuatu yang tidak disenangi.

Hal ini sebagai upaya meminimasilasi konflik. Serta mencegah munculnya prasangka buruk dari orang lain terhadap diri sendiri.

Jika kita mudah marah, maka orang-orang akan menjauhi kita.

Pemimpin harus bisa menahan marah. Sebagaimana diingatkan dalam  QS Ali Imron 159.

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka.

Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.

Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka.

Bisa menahan marah juga termasuk tanda takwa.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Ali Imron 134.

Orang bertakwa yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang.

Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Baca Juga: Binrohtal, Dua Hal Ini Bisa Menyelamatkan Kita dari Siksa Kubur

Ketiga, mampu menyembunyikan kesulitan dan kesusahannya.

Sehingga orang di sekitarnya menyangka, dia orang yang penuh kenikmatan dan kecukupan.

Dia selalu rida dengan keadaannya sehingga Allah SWT pun rida kepadanya.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Albayinah 8. Allah rida terhadap mereka dan merekapun rida kepada-Nya.

Yang demikian itu balasan bagi orang yang takut kepada Tuhannya.

Menjadi mulia adalah keinginan setiap manusia, namun tidak setiap manusia mengetahui tentang hakikat kemuliaan.

Tiga hal yang menunjukkan kemuliaan seseorang yang diutarakan oleh Imam Syafi’i, menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang bukan diukur dari seberapa banyak gelar akademisnya, seberapa banyak hartanya, dan lain sebagainya.

’’Tetapi kemuliaan yang hakiki adalah kemuliaan atas ketakwaan seseorang kepada sang maha pencipta, Allah SWT,’’ tegasnya.

Sebagaimana ditegaskan dalam QS Alhujurat 13. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Tebuireng #PCNU Jombang #resep #Kemuliaan #Binrohtal #Jombang #KH Fahmi Amrullah Hadziq