JombangBanget.id - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot) sangat sayang kepada anak yatim.
Minimal seminggu sekali dia mengunjungi panti-panti asuhan atau lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA).
’’Santunan yang saya berikan saya niatkan pahalanya untuk ibu dan ayah saya,’’ tutur putra almarhum KH Ahmad Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Aly Lirboyo ini.
Pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso ini mengaku merasakan banyak hikmahnya.
’’Alhamdulillah selalu diberi kesehatan dan kelancaran rezeki. Keluarga tenang, anak-anak juga penurut semua. Bahkan mau menghafalkan Quran,’’ urai ketua DPC Demokrat Jombang ini.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam sangat menganjurkan menyantuni anak yatim.
Nabi bersabda; Aku dan orang yang menanggung anak yatim seperti ini di surga.
Kemudian, Nabi mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah yang menunjukkan kedekatan dan kebersamaan.
’’Rasulullah SAW bersabda; Barangsiapa memperbanyak menyantuni anak yatim, maka Allah akan memperbanyak keberkahan dalam hidupnya,’’ terang ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.
Nabi juga bersabda; Orang yang memberi makan anak yatim, maka baginya seperti dia memberi makan aku.
Dan orang yang memberi minum kepada mereka, maka baginya seperti dia memberi minum aku.
’’Nabi juga bersabda; Jika anak yatim menangis maka goncanglah ‘Arasy. Dikatakan: Wahai Jibril luaskanlah neraka bagi siapapun orang yang membuat tangis anak yatim (menyakitinya) dan perluaslah surga bagi siapapun yang membuat anak yatim tersenyum,’’ urai ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.
’’Nabi Daud alaihissalam memberi nasihat: Bersikaplah kamu kepada anak yatim sebagaimana seorang bapak yang penyayang,’’ ujar bendahara ikatan sarjana NU (ISNU) Jombang ini.
Menyantuni anak yatim juga bisa menolak balak.
’’Menyantuni anak yatim juga membuat semua hajat kita dikabulkan oleh Allah SWT’’ tegas alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz