Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Sedekah Terbaik

Rojiful Mamduh • Rabu, 15 Mei 2024 | 15:40 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Al Muhsinin, Tugu, Kepatihan, Jombang Habib Muhammad bin Salim Assegaf, menjelaskan pentingnya infak dari yang terbaik yang kita miliki.

’’Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan yang sempurna, sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai,’’ tuturnya mengutip QS Ali Imran 92, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (13/5).

Saat mendengar ayat ini, Ibnu Umar berkata; Pemberian Allah SWT yang paling aku cintai yaitu seorang budak wanita Romawi yang cantik.

Sekarang dia aku merdekakan karena Allah SWT. Sehingga Ibnu Umar tidak lagi memilikinya karena si wanita bebas pergi sesukanya.

Abu Talhah memiliki Bairuha, kebun kurma di Madinah sebagai harta yang paling dicintainya.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam sering memasuki kebun itu dan meminum airnya yang segar lagi tawar.

Mendengar QS Ali Imran 92, Abu Talhah berkata; Wahai Rasulullah, sesungguhnya hartaku yang paling aku cintai adalah kebun Bairuha.

Dan sekarang Bairuha aku sedekahkan agar aku dapat mencapai kebajikan melaluinya dan sebagai simpananku di sisi Allah SWT.

Maka aku mohon sudilah engkau, wahai Rasulullah, mempergunakannya menurut apa yang diperlihatkan oleh Allah SWT kepadamu.

Nabi menjawab; Wah, wah, itu harta yang menguntungkan, itu harta yang menguntungkan.

Dan aku telah mendengarnya, tetapi aku berpendapat, hendaklah kamu memberikannya kepada kaum kerabatmu.

Baca Juga: Binrohtal, Tidak Ada Kata Terlambat dalam Bertobat

Abu Talhah menjawab; Akan aku lakukan sekarang, wahai Rasulullah. Lalu Abu Talhah membagi-bagikannya kepada kaum kerabatnya dan anak-anak pamannya.

Suatu ketika, Abdullah bin Umar sakit. Jika sembuh dia ingin makan ikan bakar.

Saat sembuh, dia pun masak ikan bakar. Ketika hendak makan, tiba-tiba ada pengemis mengetuk pintu.

Abdullah bin Umar lantas memanggil anaknya dan berkata; Berikan ikan ini kepadanya.

Anaknya menjawab; Ayah menyukainya, tetapi kenapa ayah tidak makan?
Abdullah bin Umar kemudian membaca QS Ali Imran 92 diatas.

Orang yang telah memiliki keimanan kuat, akan menjadikan dunia itu kecil dan akhirat segala-galanya.

Orang tersebut sangat yakin terhadap apa yang telah Allah SWT janjikan di dalam Alquran.

Yaitu surga beserta kenikmatannya yang agung dan sempurna. Sehingga dirinya lebih memilih balasan di alam keabadian daripada kenikmatan dunia yang fana.

Rasulullah bersabda; Seandainya dunia ini di sisi Allah SWT berharga seperti berharganya sayap nyamuk, niscaya Allah SWT tidak akan memberikan kepada satu orang kafir pun seteguk air.

Ini menyiratkan tentang kecilnya nilai dunia di sisi Allah SWT. Semua yang ada di bumi ini akan musnah. Apa yang dimiliki oleh seseorang tidak ada yang kekal abadi.

Kecantikan, kekayaan, jabatan dan sebagainya akan hilang seiring perjalanan waktu.

Oleh karena itu, sungguh merugi orang yang hanya mengejar hal-hal duniawi dengan melupakan akhirat.

Baca Juga: Binrohtal, Jasa Orang Tua Tak Akan Mampu Terganti

Semakin berat harta untuk diberikan, maka semakin tinggi nilainya di sisi Allah SWT.

Orang yang dapat melakukan hal tersebut akan mendapat kemuliaan, keselamatan dan ketenangan dalam kehidupan.

Dia menjadi hamba yang dicintai Allah SWT dan para malaikat.

Sehingga seluruh dosa-dosanya diampuni dan semua doa yang dipanjatkan dikabulkan. Serta diberikan kebaikan di dunia dan akhirat. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#sedekah #Terbaik #Binrohtal #polres #Jombang