JombangBanget.id – Jelang akhir panen raya padi di Jombang, harga gabah di tingkat petani cenderung turun.
Untuk gabah kering panen atau kering sawah harganya Rp 5.100 per kilogram (Kg).
”Setelah diprontok, padi dijual langsung, harganya Rp 5.100 per Kg,” kata Hartadi salah seorang petani asal Desa Kedungmelati, Kecamatan Kesamben, Jombang.
Di tempatnya, memang baru selesai panen. Hampir semua tanaman padi sudah dipanen.
Menurutnya, harga gabah tersebut berbeda dengan padi saat panen dua minggu lalu. Saat itu harganya masih berkisar antara Rp 5.700 sampai Rp 5.800 per Kg.
”Mudah-mudahan harganya nggak semakin turun, karena masih ada yang belum panen,” imbuh dia.
Padi miliknya dipanen secara manual atau tak menggunakan mesin combine.
”Karena roboh kena angin, sehingga tidak bisa pakai mesin,” ujarnya seraya menyebut sawah miliknya seluas 2.800 meter persegi.
Hal senada diungkapkan M Hasan petani asal Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, yang mengaku harga gabah kering jelang akhir panen raya memang cenderung turun.
”Tiga hari lalu masih Rp 5.400 per kilogram,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Jombang M Rony, menyampaikan sampai sekarang panen padi masih berlangsung.
Baca Juga: Jelang Panen Raya, Harga Gabah di Jombang Turun, Begini Harapan Petani
Berdasar data di lapangan, luas panen sekarang mencapai 11.234,46 hektare. ”Dari rencana panen padi April 20.400 hektare,” kata dia.
Meski demikian, saat ini sudah mendekati akhir panen raya.
Antara akhir April hingga awal Mei nanti. Kondisi itu cukup berpengaruh pada harga jual gabah kering yang cenderung turun.
”Untuk harga gabah kering sawah sekarang antara Rp 5.200 – Rp 5.400 per kilogram,” pungkas Rony. (fid/bin)
Editor : Ainul Hafidz