Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Hari Kedua Lebaran, Semua Ruas Jalan di Jombang Macet, Exit Tol Jombang-Mojokerto Terapkan Sistem Buka-Tutup

Ainul Hafidz • Jumat, 12 April 2024 | 15:45 WIB

 

MACET: Hari kedua Lebaran kondisi arus lalin di jalan arteri nasional Bandarkedungmulyo, Jombang macet.
MACET: Hari kedua Lebaran kondisi arus lalin di jalan arteri nasional Bandarkedungmulyo, Jombang macet.

JombangBanget.id – Hari kedua Idul Fitri 1445 H kemacetan terlihat hampir di semua ruas jalan, Kamis (11/4).

Paling parah terlihat di Jl Raya Bandarkedungmulyo ke arah Kediri dan Nganjuk.

Kendaraan mengular hingga 3,5 kilometer (Km) dari simpang tiga Mengkreng.

Disusul ruas jalan provinsi arah Ploso-Tembelang macet hingga 3 jam karena ada peningkatan kendaraan. Serta Jl Raya Mojoagung kendaraan padat merayap.

”Kemacetan terjadi karena aktivitas di jalur Mengkreng padat, juga ada palang pintu kereta api Bandarkedungmulyo,” kata Kasat Lantas Polres Jombang AKP Nur Arifin, Kamis (11/4).

Ia menyampaikan, kepadatan arus lalu lintas di jalur arteri terlihat sejak di simpang tiga Masjid Moeldoko menuju ke arah Simpang Tiga Mengkreng.

Namun sebaliknya, arah dari Mengkreng menuju ke Jombang relatif lancar.

”Ada kepadatan di Simpang Tiga Mengkreng, ekor kemacetannya sampai di Masjid Moeldoko,” jelasnya.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurai kemacetan ini seluruh kendaraan dari arah exit tol Bandarkedungmulyo yang masih menumpuk, dialihkan menuju Jatipelem.

”Pengalihan kita lakukan sejak pukul 09.00 WIB. Pengalihan arus tentatif, kalau kemarin sampai pukul 11.00 WIB,” tambahnya.

Rekayasa lalu lintas juga dilakukan di Tol Jombang-Mojokerto untuk mengurangi volume kendaraan di jalur arteri Bandarkedungmulyo.

 Baca Juga: Lebaran Makin Dekat, Pemudik Bermotor Padati Jalur Arteri Nasional di Bandarkedungmulyo Jombang

Kendaraan dari timur atau Surabaya seluruhnya dikeluarkan melalui exit Tol Tembelang.

Sedangkan seluruh kendaraan yang keluar melalui exit Tol Bandarkedungmulyo diarahkan keluar melalui exit Tol Nganjuk.

”Untuk pengalihan di tol sudah berlangsung sejak pukul 09.15 WIB,” ungkapnya.

Buka tutup tol pintu exit tol Bandarkedungmulyo bersifat kondisional, buka tutup sejak pukul 09.15 WIB.

”Kalau dirasa sudah terurai kita buka, kalau mulai menumpuk ditutup lagi,” ungkap dia.

Dalam hal ini pihaknya bekerjasama dengan Polres Kediri, Polres Nganjuk, PT MHI, PJR Jatim 3 dan Dinas Perhubungan Jombang.

Titik kemacetan juga terjadi di persimpangan jalan Desa Jatipelem. Kendaraan menuju Kediri diarahkan melewati Gudo agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di simpang tiga Mengkreng Bandarkedungmulyo.

Akibatnya bisa ditebak. kendaraan mengekor dari persimpangan KA Jatipelem sepanjang 1 Km sampai ke utara. Kendaraan antre menyeberangi pelintasan kereta api dengan tujuan ke arah Kediri.

Kepadatan arus lalu lintas terjadi hingga sore hari. Baru sekitar pukul 15.00 WIB, arus lalu lintas mulai lancar.

”Sekarang semua titik relatif lancar tidak sepadat pagi dan siang,” jelas Arifin.

Ia menyampaikan, kepadatan di Jatipelem tidak hanya dipicu keluar masuknya kendaraan dari jalan nasional menuju jalan kabupaten yang lebih sempit, juga lalu lalang kereta api yang melintas.

Di hari biasa, dalam sehari, ada 54 kereta api yang melintas dengan estimasi rata-rata 26 menis sekali melintas.

Baca Juga: Catat, Poli Rawat Jalan Dua RSUD di Jombang Libur Selama Cuti Lebaran, Hanya Pelayanan Ini yang Tetap Buka

”Volume kendaraan di Jatipelem juga meningkat karena kendaraan dari exit Tol Bandarkedungmulyo seluruhnya dialihkan ke Jatipelem,” tegas dia.

Sementara itu, di ruas jalan provinsi dari arah Ploso-Tembelang macet hingga 3 jam, Kamis (11/4).

Hal ini dipicu peningkatan kendaraan sejak pagi hingga siang hari.

Dari arah Ploso atau depan Pasar Ploso menuju Jombang kota baik roda empat maupun roda dua, mengular panjang hingga di jembatan baru Ploso.

Dari lokasi itu masuk ke perempatan Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, dipenuhi kendaraan roda empat dan roda dua.

”Hampir setengah jam baru bisa lewat jembatan,” kata Syaiful salah seorang pengemudi roda empat.

Dia sendiri menempuh perjalanan dari Surabaya melalui Mojokerto karena hendak ke Desa/Kecamatan Megaluh. ”Ternyata di sini macet,” imbuhnya sembari melanjutkan perjalanan.

Kondisi serupa juga terpantau di pertigaan jalan Desa/Kecamatan Tembelang. Hingga pukul 10.49 WIB kendaraan mengular panjang dari arah Ploso menuju Jombang.

”Parah, macet pol, sejak pagi pukul 09.00 WIB,” sahut Wahyu Santoso salah seorang sukarelawan pengatur lalu lintas.

Dia bersama dua rekannya mengatur lalin di pertigaan jalan tersebut.

Menurutnya, paling banyak kendaraan melintas dari arah utara ke selatan. ”Kelihatannya banyak yang mau lewat tol masuk Tembelang,” ujarnya.

Dibandingkan hari H Lebaran, kendaraan yang melintas ada peningkatan cukup banyak.

”Setelah salat Id kemarin nggak sampai macet begini,” kata lelaki berusia 35 tahun ini.

Kondisi sama juga terlihat di Mojoagung. Lalu lintas padat merayap. Kendaraan menumpuk di Jl Raya Gambiran sehingga kendaraan roda empat dialihkan ke Ring Road Mojoagung untuk mengurangi penumpukan kendaraan.

”Kendaraan didominasi dari arah Surabaya Mojokerto masuk ke Jombang, mulai padat di perbatasan sampai di Gambiran,” kata Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas.

Kepadatan arus lalu lintas terjadi mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Diprediksi, Jumat (12/4) kepadatan masih terjadi.

”Biasanya pukul 13.00 WIB sudah mulai lancar,” jelasnya.

Ia menyampaikan, rekayasa lalu lintas dilakukan dengan mengalihkan kendaraan roda empat menuju arah ring road. Langkah itu bersifat kondisional.

”Jika sudah terurai kami buka lagi, kalau terjadi penumpukan kita tutup lagi,” tambah dia.

Sebaliknya, dari arah Jombang menuju Surabaya-Mojokerto kemarin relatif lebih lancar. ”Karena suasananya masih arus mudik,” pungkasnya. (wen/fid/bin)

Editor : Ainul Hafidz
#tembelang #mudik #macet #babat #MOJOKERTO #Bandarkedungmulyo #Jombang #lebaran #exit tol #Ploso