JombangBanget.id - Dari empat rest area yang berada di jalan tol Jombang-Mojokerto, dua di antaranya diberlakukan sistem buka-tutup.
Yakni rest area Dipa Km 678 A dan rest area Dipa Km 678 B di Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kamis (11/4).
Data dihimpun, salah satu titik menuju rest area terpasang banner bertuliskan ditutup sementara karena kapasitas penuh.
Para pengemudi dipersilakan untuk menuju rest area selanjutnya.
Corporate Communication Astra Tol Jombang-Mojokerto Della Rosita, membenarkan lagi.
Hingga pukul 11.00 rest area di Desa Karangdagangan tidak dibuka full. ”Jadi untuk rest area berlaku buka-tutup,” katanya.
Ia menyampaikan, ada dua lokasi yang diberlakukan sistem buka-tutup.
Keduanya di Desa Karangdagangan, baik dari arah barat ke timur atau dari Jakarta-Surabaya begitu sebaliknya.
”Hanya di Teras Melati (di Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben) belum terlihat kendala, sehingga tidak diberlakukan buka-tutup,” imbuh dia.
Dijelaskan, penutupan itu dilakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Salah satu yang menjadi pertimbangannya, karena kondisi rest area penuh.
Kendaraan antre hingga mendekati jalan utama. ”Jadi supaya tidak menumpuk di pintu masuk (rest area), ketika itu terjadi maka akan mengganggu jalur utama tol,” ujar Della.
Baca Juga: Mudik Lebaran Tiba, Berikut Dua Lokasi di Jalan Tol Jombang yang Rentan Macet dan Rawan Kecelakaan
Banyaknya pengguna jalan yang melipir ke rest area menurut dia, imbas kemacetan terjadi di jalan arteri nasional Bandarkedungmulyo.
Pengguna jalan diperkirakan sudah mengetahui terjadi penumpukan kendaraan. Sehingga diberlakukan sistem buka-tutup di exit Tol Bandarkedungmulyo.
”Kemungkinan karena exit tol Bandarkdungmulyo dialihkan, sehingga pengguna jalan berfikir untuk menunggu di rest area,” tutur dia.
Penutupan rest area itu bersifat kondisional. Namun, jika dirata-rata terjadi selama 10-15 menit.
”Ditutup tidak lama, ketika di dalam sudah mencair akan dibuka lagi,” ujarnya. (fid/bin)
Editor : Ainul Hafidz