JombangBanget.id - Pengasuh PP Al Hikmah Nurul Quran, Bendungrejo, Jogoroto, Jombang Ustaz Muhdi Surur Alhafid, menjelaskan keinginan orang mati.
’’Ketika kematian tiba, orang kafir memohon untuk dikembalikan ke dunia,’’ tuturnya mengutip QS Al-Mukminun 99-100, saat ngaji usai salat Tarawih di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (25/3).
Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu, hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata:
’’Ya Tuhanku kembalikanlah aku ke dunia. Agar aku berbuat amal yang saleh yang telah aku tinggalkan. Allah SWT menjawab; Sekali-kali tidak.
Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan.
Diriwayatkan dari Aisyah radiyallahu anha; Menjelang wafat, di hadapan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam diletakkan satu wadah yang terbuat dari kulit, atau wadah terbuat dari kayu yang berisikan air.
Kemudian beliau memasukkan kedua tangannya ke dalam air dan mengusap wajahnya, lalu berkata: 'La ilaha illallah, sesungguhnya kematian itu dibarengi dengan sakratul maut'.
Setelah itu, beliau mengulurkan tangannya seraya berkata: fir rafiqil a'la (di surga tertinggi), sampai beliau wafat dan tangannya terkulai.
Orang kafir akan sangat menderita saat sakaratul maut. Tidak akan diterima keimanan orang kafir saat kematian tiba.
Rasulullah bersabda, ’’Ketika Firaun ditenggelamkan oleh Allah, dia berkata: 'Aku beriman bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali yang dipercayai Bani Israil.
Lalu Jibril berkata: Wahai Muhammad seandainya engkau melihatku pada waktu itu; aku mengambil lumpur yang berwarna hitam dari dasar laut, lalu aku menjejalkannya ke mulut Firaun.
Baca Juga: Binrohtal 2.146: Tak Ada Kata Lelah Ibadah
Karena aku khawatir saat itu rahmat-Nya akan mendatanginya.
Malaikat maut datang di dekat kepala seorang hamba menjelang kematian.
Malaikat maut memberi kabar gembira untuk orang mukmin berupa ampunan dan karunia-Nya.
Dan kabar buruk kepada orang kafir berupa kebencian dan murka Allah.
Apabila orang kafir jenazahnya diletakkan di dalam kuburnya, maka ia melihat tempat kedudukannya di neraka.
Lalu ia berkata, ’’Ya Tuhanku, kembalikanlah aku ke dunia, maka aku akan bertobat dan beramal saleh.’’
Lalu dikatakan kepadanya, ’’Sesungguhnya engkau telah diberi usia yang cukup. Maka disempitkanlah kuburnya dan menangkup menjadi satu.
Dan dia sekarat karena kesakitan. Semua serangga yang ada di dalam bumi, ular-ular dan kalajengking-kalajengking mematukinya.
Kecelakaan yang besarlah bagi para pelaku maksiat dalam kuburnya. Kuburan mereka dimasuki oleh ular-ular yang hitam legam.
Ular yang ada di kepalanya dan ular yang ada di kakinya menelan tubuhnya, hingga keduanya bertemu di tengah-tengah tubuhnya.
Yang demikian itu adalah azab di alam barzakh (kubur)nya. (jif/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz