Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Lailatul Qadar Malam yang Diagungkan

Rojiful Mamduh • Sabtu, 6 April 2024 | 13:51 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Mudir Ma’had Aly Tebuireng, Jombang KH Achmad Roziqi, menjelaskan lailatul qadar.

’’Lailatul qadar itu lebih baik dari seribu bulan,’’ tuturnya mengutip QS Alqadr 3, saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (28/3).

Roziqi menjelaskan, lailatul qadar didefinisikan sebagi malam pengagungan. Malam ini merupakan malam yang diagungkan.

’’Ada beberapa alasan malam ini diagungkan dalam pandangan agama,’’ terangnya.

Pertama, Alquran diturunkan di dalamnya. Kedua, banyak malaikat yang turun ke bumi.

Ketiga, keberkahan dan magfiroh Allah SWT dibuka di malam ini.

Keempat, orang yang mengisi malam ini akan mendapatkan keagungan.

’’Alqodr diartikan sebaga al tadhyi', yaitu penyempitan. Maknanya, malam ini bumi seakan jadi sangat sempit karena banyaknya malaikat yang ada di bumi,’’ terangnya.

Alqadar diartikan sebagai malam penentuan, yaitu kejadian-kejadian setahun ke depan ditetapkan di malam ini.

’’Untuk mengetahui turunnya malam ini, banyak keterangan yang diberikan oleh para ulama,’’ ucapnya.

Mbah Dalhar Watucongol dalam karyanya Tanwir al Ma'aly tentang Manaqib Imam Al Syadzili memberi rumus sebagai berikut:

Baca Juga: Binrohtal, Mencari Ampunan

Jika awal puasa Ahad maka lailatul qadar jatuh malam 29 Ramadan. Jika awal puasa Senin maka lailatul qadar jatuh malam 21 Ramadan.

Jika awal puasa Selasa maka lailatul qadar jatuh malam 27 Ramadan.
Jika awal puasa Rabu maka lailatul qadar jatuh malam 19 Ramadan.

Jika awal puasa Kamis maka lailatul qadar jatuh malam 25 Ramadan. Jika awal puasa Jumat maka lailatul qadar jatuh malam 17 Ramadan.

Jika awal puasa Sabtu maka lailatul qadar jatuh pada malam 23 Ramadan.

’’Namun ini semua adalah tajribah (pengalaman) dari masing-masing ulama'. Secara garis besar, kepastian turunnya lailatul qadar adalah rahasia Allah SWT. Sehingga kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkannya di setiap malam bulan Ramadan,’’ urainya.

Mengisi malam lailatul qadar tentulah dengan melakukan banyak ibadah.

Namun karena keterbatasan waktu yang ada, maka seyogyanya kita memperhatikan prioritas ibadah guna mengisi malam ini dengan ibadah-ibadah kelas atas.

Hadhrotusy Syekh KH M Hasyim Asy'ari dalam Jami'atul Maqoshid menuliskan: Ibadah terhebat setelah iman adalah salat.

Zikir terhebat setelah membaca Alquran adalah la ilaha illallah.

’’Dari sini marilah kita mengisi malam lailatul qadar dengan salat. Salat Isya disambung salat tarawih dan disambung dengan salat malam lainnya,’’ ungkapnya.

Disamping itu, membaca Alquran sebagai zikir terbaik lalu disambung dengan zikir-zikir lainnya.

’’Semoga kita semua dan seluruh umat Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam mendapatkan lailatul qadar. Amiin,’’ harapnya. (jif/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#Qadar #masjid #malam #agung #Binrohtal #polres #Jombang #ramadan #lebaran #lailatul