JombangBanget.id - Banyaknya tanggul sungai di Kecamatan Mojoagung, Jombang yang ambrol hingga mengancam rumah warga mendapat respons Dinas PUPR Jombang.
Saat ini sudah dilaporkan ke BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Brantas agar mendapat penanganan.
Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi, membenarkan terjadi longsoran tebing Kali Gunting di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang.
Selanjutnya, hal tersebut akan dilaporkan ke BBWS Brantas karena kebetulan ada pekerjaan di titik yang sama.
Tak jauh dari titik yang ambrol, BBWS sedang melakukan penanganan tanggul kritis.
”Sekarang penanganan terus berjalan. Insya Allah akan terus berlanjut sampai Desember nanti,’’ pungkasnya.
Sebelumnya, debit Kali Gunting yang tinggi yang melintas di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang membuat tanggul ambrol.
Selain dapur rumah salah satu warga ambles terbawa arus sungai.
Sebuah rumah dan kamar mandi warga di Dusun Kebondalem, Desa Kademangan, juga hilang sampai tiga kali.
Seperti terpantau di rumah Fatma, 35, warga Dusun Betek Brambangan, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang yang kondisinya cukup mengkawatirkan.
Terutama di bagian dapur, menggantung karena tanahnya ambrol terbawa arus sungai.
Baca Juga: Terbawa Aliran Kali Gunting Jombang, Sampah Nyangkut Tiang Jembatan Sumobito
“Sebenarnya dulu ada jarak sekitar 5 meter dari bibir sungai. Tapi sekarang ambrol dan kondisinya semakin parah,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (9/3). (ang/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz