JombangBanget.id – Debit kali Gunting yang tinggi dan melintas di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang membuat tanggul ambrol.
Dapur rumah salah satu warga ambles hingga terbawa arus sungai.
Seperti terpantau di rumah Fatma, 35, warga Dusun Betek Brambangan, Desa Betek, Jombang yang kondisinya cukup mengkawatirkan.
Terutama di bagian dapur, menggantung karena tanahnya ambrol terbawa arus sungai.
“Sebenarnya dulu ada jarak sekitar 5 meter dari bibir sungai. Tapi sekarang ambrol dan kondisinya semakin parah,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (9/3).
Dapur rumahnya semakin parah usai hujan lebat, Rabu (6/3) malam.
Tepat, Kamis (7/3) dini hari, dapurnya ikut ambles tergerus debit Kali Gunting yang sangat deras.
Beruntung, saat itu semua anggota keluarganya berada di ruang keluarga dan tidak ada seorang pun yang berada di dalam dapur.
”Sudah tiga kali ambrol. Paling parah ya hujan deras kemarin,’’ terangnya.
Kini, Fatma dan keluarganya dihantui waswas, khususnya saat terjadi hujan lebat. Khawatir terjadi longsor susulan.
”Ya kalau hujan saya sampai tidak bisa tidur. Takut longsor,’’ keluh dia.
Baca Juga: Datangkan Alat Berat, Tanggul Kali Gunting Kritis di Desa Betek Jombang Mulai Ditangani
Dirinya juga sudah melaporkan kondisi dapurnya kepada perangkat desa.
Sempat dilakukan peninjauan tapi sampai sekarang tidak ada tindaklanjut.
Ia berharap, tanggul di rumahnya bisa segera ditangani.
Sebab, jika ditangani sendiri ia tidak mampu mengingat anggaran yang dibutuhkan sangat besar.
”Ya, harapan saya segera di tangani, supaya yang longsor ini tidak semakin parah,’’ tegasnya. (ang/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz