JombangBanget.id - Dalam kegiatan penyuluhan hukum yang digelar SMAN 3 Jombang, Kejaksaan Negeri Jombang juga mengajak siswa untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi dengan mengambil jurusan hukum.
Guna memahami ilmu tentang hukum.
’’Mereka juga mendapatkan motivasi dari para jaksa untuk mengambil kuliah jurusan hukum dan anak-anak antusias sekali,’’ kata Kepala SMAN 3 Jombang, Zainal Fatoni.
Penyuluhan kemarin berjalan lancar, diikuti 100 siswa kelas 12 SMAN 3 Jombang.
Tidak hanya mendengarkan materi, para siswa juga antusias untuk bertanya.
Mulai dari cara kuliah jurusan hukum, apa enaknya kuliah jurusan hukum, hingga apa saja tugas jaksa.
Jaksa juga merespons pertanyaan siswa dengan memberikan banyak motivasi.
Juga memberikan reward kepada siswa yang berani bertanya.
’’Saat diberikan motivasi untuk ambil kuliah jurusan hukum anak-anak sangat antusias. Mereka kelas 12, sedang butuh banyak motivasi tentang dunia perkuliahan,’’ terangnya.
Fatoni berharap, angka siswa yang melanjutkan ke perguruan tinggi negeri (PTN) tahun ini naik.
Tahun lalu, SMAN 3 Jombang berhasil mengantarkan 44 siswanya masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi).
Baca Juga: PLN UP3 Mojokerto Terjun ke Sekolah, Edukasi Siswa Soal Keselamatan Kelistrikan
Dan 135 siswa lulus PTN melalui jalur SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes).
’’Mayoritas lanjut kuliah, ada yang ke perguruan tinggi negeri, ada yang ambil sekolah kedinasan. Ada yang perguruan tinggi swasta. Kami harap, jumlah yang lolos PTN tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu,’’ urainya.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Sri Hartati, yang diwakili Kasubag TU, Ulil Muammar, mengatakan, ini merupakan program rutin dari Kejaksaan Negeri Jombang.
Menurutnya, program ini sangat bagus untuk memperkenalkan profesi jaksa kepada siswa.
’’Para siswa yang bercita-cita menjadi jaksa menjadi semakin tahu tentang profesi jaksa. Juga ada materi penyuluhan hukum, seperti penyalahgunaan narkoba, bijak bermedsos, bullying dan lain sebagainya,’’ terangnya.
’’Harapan kita, kegiatan seperti ini terus dikembangkan, agar siswa terinpirasi profesi jaksa dan juga siswa lebih mengenal hukum agar terhindar dari hal-hal yang bisa menjadi masalah hukum,’’ tambahnya. (wen/jif/fid)
Editor : Ainul Hafidz