JombangBanget.id - Aksi salah satu warga Kecamatan, Mojoagung, Jombang yang menceburkan diri ke Sungai Brantas di Bendung Karet Menturus sisi Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang terekam CCTV.
Gelagat pemuda yang juga sempat meninggalkan sepeda motornya sebelum menceburkan diri itu direkam CCTV milik Perum Jasa Tirta I di Bendung Karet Menturus.
CCTV itu, merekam detik-detik saat korban duduk hingga menceburkan diri di Bendung Karet.
Video berdurasi 48 detik itu memperlihatkan korban yang memakai kaus hitam sedang berada di bawah bendungan, tepat di bibir Sungai Brantas.
Sesaat kemudian, ia tiba-tiba menceburkan diri ke dalam sungai. Derasnya arus Sungai Brantas sekejap menghayutkan tubuh korban.
Setelah terbawa hingga ujung bendung karet, tubuh korban kemudian tak terlihat lagi.
Rekaman CCTV itu, juga dibenarkan Kapolsek Kesamben AKP Achmad.
Dari data yang dimilikinya, korban melakukan aksinya itu sekitar pukul 12.00-15.00 Jumat (9/2) lalu.
“Diketahui bahwa ada seorang laki-laki yang duduk di tepi sungai kemudian menceburkan diri ke sungai dan kemudian hanyut terbawa arus sungai," kata Kapolsek Kesamben AKP Achmad, Minggu (11/2).
Achmad mengungkapkan, korban meninggalkan rumah tanpa pamit dengan membawa sepeda motor Honda Beat bernopol S 4833 ZO sejak Jumat (9/2).
Keesokan harinya atau Sabtu (10/2), sepeda motor matic yang dibawa korban ditemukan warga terparkir di bantaran Bendungan Karet Desa Jombatan, Kesamben, Jombang.
Baca Juga: Motor Tabrak Truk Mogok di Pinggir Jalan, Pemuda Asal Kudu Jombang Luka Parah
Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami depresi sejak ayahnya meninggal dunia.
Kerena itu, keluarga menduga korban melakukan aksi bunuh diri dengan menceburkan diri ke Sungai Brantas.
"Dari keterangan keluarga, korban tidak memiliki kebiasaan atau hobi memancing. Sehingga keluarga menduga korban pergi ke Bendung Karet untuk sengaja menceburkan diri ke sungai atau bunuh diri," kata Achmad. (riz/fid)
Editor : Ainul Hafidz