Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Kesehatan Kota Santri Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik & Pemerintahan Politika Wisata

Binrohtal, Salat Problem Solving

Rojiful Mamduh • Senin, 29 Januari 2024 - 13:40 WIB

 

Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Ketua MWCNU Kecamatan Perak, KH Abdul Haris Munawir, menjelaskan keutamaan salat.

’’Setidaknya ada dua keutamaan salat,’’ tuturnya saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (25/1).

Pertama, dari sisi pemberian perintahnya. Semua perintah agama Islam disampaikan kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam melalui perantara malaikat Jibril alaihissalam.

Hanya salat yang perintahnya disampaikan Allah SWT secara langsung kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam. Melalui peristiwa Isra Mikraj.

Kala itu, Nabi berada sangat dekat dengan Allah SWT.

Sebagaimana digambarkan dalam QS Annajm 9. Maka jadilah Muhammad sejarak dua ujung busur panah atau lebih dekat lagi.

’’Ini menunjukkan betapa sangat pentingnya salat. Sampai-sampai disampaikan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW tanpa melalui kurir,’’ jelasnya.

Gus Haris mencontohkan perintah bupati kepada kepala desa. Jika isi perintahnya tidak terlalu penting, pasti disampaikan melalui kurir.

Tapi jika perintahnya sangat penting, maka kepala desa pasti dipanggil dan diberi perintah secara langsung.

’’Karena perintah salat ini disampaikan langsung oleh Allah SWT, maka menjadi ibadah yang paling penting,’’ tegasnya.

Baca Juga: Binrohtal, Bahaya Sifat Hasud

Sampai-sampai Nabi Muhammad bersabda: Amal pertama yang kelak dihisab di akhirat adalah salat.

Jika salat seseorang baik, maka semua amalnya bernilai baik. Sebaliknya, jika salatnya jelek, maka semua amalnya bernilai jelek.

’’Dalam kondisi apapun, jangan sampai meninggalkan salat,’’ pesan Gus Haris.

Selama kita bisa menjaga salat, pasti semua ibadah lainnya akan terjaga.

Sebaliknya, jika sudah meremehkan salat, maka ibadah lainnya akan semakin berat.

Kedua, sebelum Isra Mikraj, Nabi Muhammad SAW ditinggal dua tokoh yang paling membelanya. Khodijah istrinya dan Abu Tholib pamannya.

’’Kekayaan Khodijah meliputi dua pertiga Makkah. Semuanya digunakan mendukung dakwah Nabi,’’ jelasnya.

Otomatis Nabi sangat sedih ketika dia wafat.

Abu Tholib pamannya merupakan tokoh yang disegani dan sangat membela Nabi.

Sehingga selama dia hidup, orang kafir tidak berani terang-terangan memusuhi Nabi.

Makanya Nabi juga sangat kehilangan ketika dia wafat.

’’Ditinggal dua dekengan, Nabi langsung dipanggil Isra Mikraj yang menegaskan kini yang mendekengi adalah Allah SWT secara langsung,’’ tegasnya.

Baca Juga: Binrohtal, Cara Mensyukuri Nikmat Akal

Salat merupakan penegasan kita minta dekengan Allah SWT.

’’Ketika kita masih bergantung kepada manusia, Allah SWT enggan menolong. Tapi ketika kita sudah berserah dan bergantung hanya kepada Allah SWT, maka Allah SWT yang akan membereskan,’’ tegasnya.

Apapun ketika Allah SWT yang membereskan, pasti tak ada yang bisa menghalangi.

’’Maka ada masalah apapun, perbaikilah salat. Niscaya Allah SWT akan menolong dan memberi solusi terbaik,’’ tandasnya.

Ada masalah keluarga, perbaikilah salat. Ada masalah pekerjaan, perbaikilah salat.

Ada masalah rezeki, perbaikilah salat. Niscaya semua masalah itu akan ketemu solusi. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz