Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Dibiarkan Tanpa Penanganan, Pohon Ambruk di Jalan Nasional Jombang Ganggu Pengendara

Anggi Fridianto • Minggu, 28 Januari 2024 | 17:06 WIB

 

 

Warga menunjukkan pohon yang ambruk dan menutup sebagian ruas jalan nasional di Jombang
Warga menunjukkan pohon yang ambruk dan menutup sebagian ruas jalan nasional di Jombang

JombangBanget.id - Sebuah pohon pinggir jalan nasional di Jl Mastrip Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Jombang Sabtu (27/1) siang ambruk.

Karena belum tertangani, pohon yang ambruk itu menganggu akses lalu lintas  di jalan nasional itu.  

”Pohon ini sebenarnya sudah doyong beberapa waktu lalu, akhirnya ambruk itu,’’ ujar Munirah, pemilik warung depan lokasi.

Ia menyebut, pohon ambruk terjadi Sabtu pagi. Namun hingga siang hari, belum ada penanganan dari pihak terkait.

”Pohon di sepanjang Jl Mastrip juga berukuran besar dan tidak pernah ada perawatan kecuali tumbang duluan,’’ keluhnya.  

Selama ini, warga yang tinggal di sepanjang Jl Mastrip mulai Dusun Weru, Desa Mojongapit, Kecamatan/Kabupaten Jombang, hingga Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, waswas dengan keberadaan pohon peneduh jalan. Sebab, kondisi pohon rawan tumbang. 

”Kemarin dua pohon baru saja tumbang. Bahkan kalau musim hujan sering terjadi di sepanjang Jl Mastrip,’’ ujar Nur Isnaini warga Dusun Weru kepada JombangBanget.id.

Menurutnya, keberadaan pohon-pohon besar itu tidak pernah ada perawatan.

Terlebih Jl Mastrip berstatus jalan nasional sehingga kewenangannya berada di tangan pemerintah pusat.

”Saya sudah laporkan ke DLH Jombang, tapi mereka angkat tangan karena jalan nasional. Terus kami laporan ke siapa,’’ singgungnya.

Baca Juga: 7 Pohon Peneduh Jalan di Mojoagung Jombang Tumbang, Bikin Arus Lalin Jalan Arteri Nasional Tersendat

Ia bersama warga lainnya merasa resah dengan keberadaan pohon-pohon besar yang tidak pernah dilakukan pemeliharaan.

”Kami sangat khawatir dan ketakutan, bila melakukan tindakan preventif dengan menebang pohon di jalan tersebut justru akan dikenai denda atau sanksi,’’ tandasnya.

Untuk itu, ia berharap, pihak terkait segera melakukan pemeliharaan terhadap pohon yang berada di Jl Mastrip Jombang.

”Harapan kami segera dilakukan pemangkasan terhadap pohon rawan tumbang,’’ tegasnya.

Terpisah, Kabid Pengolahan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Amin Kurniawan, membenarkannya.

Pihaknya menjelaskan Jl Mastrip yang berada di Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang dan Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan memang milik jalan nasional. Sehingga perawatannya ikut BBPJN.

”Namun menindaklanjuti keluhan warga dan kejadian banyaknya pohon tumbang di lokasi tersebut, kita sudah berkirim surat ke BBPJN per hari ini (kemarin, Red) untuk dilakukan pemeliharaan,’’ ujar dia.

Dalam surat yang dikirimkan, BBPJN diminta melakukan pemeliharaan terhadap pohon yang rawan tumbang di jalan nasional mulai di JL Panglima Sudirman, Jl Abdurrahman Saleh, Jl Brigjen Kretarto dan Jl Mastrip.

”Karena memang di ruas nasional belum banyak pemeliharaan,’’ pungkasnya. (ang/bin/riz)

 

Editor : Achmad RW
#ambruk #jalan nasional #Jombang #pohon