Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal, Pentingnya Melanggengkan Wudu

Rojiful Mamduh • Sabtu, 30 Desember 2023 | 13:20 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Minhajul Abidin, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Jombang H Nur Hasan Fadil, menjelaskan pentingnya melanggengkan wudu.

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Beristiqamahlah kalian dan sekali-kali kalian tidak mampu menghitung keutamaannya. Dan beramallah, sesungguhnya amal yang paling utama adalah salat. Dan tak ada yang menjaga wudu kecuali orang mukmin,’’ tuturnya saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (22/12).

Dari hadis tersebut dapat dipahami, salah satu tanda sempurnanya iman seseorang adalah menjaga wudu.

Sebagian ulama menerangkan, yang dimaksud dengan menjaga wudu adalah senantiasa berwudu setiap berhadas, walaupun tidak dalam waktu salat.

Banyak kisah tentang keutamaan orang yang istiqamah menjaga wudu. Rasulullah Muhammad SAW pada malam mikraj mendengar suara sandal Bilal di surga.

Rasulullah lalu bertanya kepada Bilal, amal apa yang dia lakukan? Bilal menjawab; Dia tak punya amal istimewa.

Hanya saja, setiap kali aku berhadas, aku lantas berwudu dan salat dua rakaat.

Rasulullah kemudian berkata; Amal itulah yang membuatmu mendahuluiku masuk surga.

Pernah pada kala riyadoh, Syekh Abdul Qadir Jaelani tertidur di malam yang sangat dingin.

Tiba-tiba, Syekh Abdul Qadir Jaelani bermimpi mengeluarkan mani. Seketika itu, Syekh Abdul Qadir Jaelani bangun dari tidurnya, lalu pergi ke sungai untuk mandi.

Kemudian, Syekh Abdul Qadir Jaelani kembali tidur dan bermimpi yang sama.

Baca Juga: Binrohtal, Jika Ingin Mulia, Laksanakan Salat Malam

Kejadian tersebut terjadi sebanyak 40 kali dalam semalam. Kebiasaan Syekh Abdul Qadir Jaelani ketika berhadas, segera berwudu dan salat sunat dua rakaat.

Rasulullah bersabda; Selama kita dalam keadaan punya wudu, maka kita terus diadoakan oleh malaikat.

Imam Syamsul Aimmah Al-Khulwaniy berkata: Saya memperoleh ilmu dengan cara mengagungkan.

Sungguh, saya mengambil kertas belajarku selalu dalam keadaan suci.

Suatu malam, dia mengulang pelajarannya yang terdahulu. Ketika itu, beliau sakit perut sehingga sering buang angin.

Beliau 17 kali berwudu dalam satu malam tersebut karena mempertahankan supaya belajar dalam keadaan suci.

Ilmu adalah cahaya, wudupun cahaya. Dan cahaya ilmu akan semakin cemerlang apabila dibarengi cahaya berwudu.

Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudu. (jif/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#wudu #Iman #Jombang