Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Tahun Baru Makin Dekat, Harga Sayuran di Jombang Merangkak Naik

Azmy endiyana Zuhri • Kamis, 28 Desember 2023 | 13:05 WIB
MAHAL: Pedagang Pasar Citra Niaga menjajakan sayuran yang harganya mulai naik, Rabu (27/12).
MAHAL: Pedagang Pasar Citra Niaga menjajakan sayuran yang harganya mulai naik, Rabu (27/12).

JombangBanget.id – Tidak hanya daging ayam broiler yang mengalami kenaikan, harga kebutuhan pangan seperti sayur mayur di pasar tradisional mengalami kenaikan.

Meski begitu, ada juga sejumlah komoditas sayuran yang mengalami penuruan seperti cabai rawit dan cabai merah.

Seperti pantuan di Pasar Citra Niaga (PCN) Jombang, Rabu (27/12), sejumlah sayur mayur yang mengalami kenaikan.

Di antaranya timun sebelumnya harga Rp 7.000 per kilogram menjadi Rp 8.000 per kilogram, kubis Rp 8.000 per kilogram naik menjadi Rp 9.000 per kilogram, wortel Rp 12.000 per kilogram menjadi Rp 14.000 per kilogram.

”Yang parah itu tomat dulu itu harganya Rp 8.000 naik menjadi Rp 14.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 18.000 per kilogram,” ujar Halimah pedagang sayuran di PCN.

Tidak hanya itu, kebutuhan pangan lain seperti bawang putih dan bawang merah juga mengalami kenaikan.

Rata-rata kenaikan mencapai Rp 2.000 per kilogram.

”Bawang putih sebelumnya Rp 30.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram. Bawang merah dari harga Rp 29.000 menjadi Rp 32.000 per kilogram,” bebernya.

Meski begitu, sebagian komoditas sayuran lainnya mengalami penurunan.

”Cabai merah dari Rp 85.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit Rp 105.000 menjadi Rp 85.000 per kilogram,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Suryo, pedagang Pasar Pon mengaku kenaikan harga sayur mayur memang sering terjadi pada saat momen Natal dan tahun baru.

”Seperti biasa mas harga selalu naik kalau Natal dan tahun baru,” bebernya.

Terlebih lagi, cuaca yang tak menentu berdampak pada produktivitas sayuran.

”Jadi seperti tomat itu naiknya cukup parah hingga mencapai Rp 18.000 per kilogram. Sepertinya memang banyak yang gagal panen,” pungkas Suryo. (yan/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#sayur #Jombang #naik