JombangBanget.id - Pengasuh Pesantren Tahfizul Quran, PP Safinda, Bandung, Diwek, Jombang, KH Ghozi Rofiudin Alhafiz, menjelaskan pentingnya salat malam.
’’Orang-orang yang mulia pasti punya kebiasaan salat malam. Jika ingin mulia, maka laksanakanlah salat malam,’’ tuturnya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Kamis (7/12).
Sebagaimana ditegaskan dalam QS Al Isra 79-80.
Dan pada sebagian malam hari salat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.
Dan katakanlah: Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar.
Dan keluarkanlah pula aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong.
Berdasarkan dua ayat diatas, orang yang istiqamah salat tahajud akan diberi tiga hal.
Pertama, posisi yang mulia dihadapan Allah SWT dan manusia. Kedua, diberi jalan masuk yang baik.
Tidak sampai menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kedudukan. Ketiga, diberi jalan keluar yang baik.
Dia bisa mengakhiri jabatannya dengan selamat. Setiap ada masalah, dia cepat memperoleh solusi dan jalan keluar yang terbaik.
Baca Juga: Binrohtal, Hidup di Dunia Seperti Tamu
Salat tahajud diwajibkan bagi para nabi.
Namun disunahkan bagi umatnya. Salat tahajud merupakan amalan orang-orang saleh.
Belum disebut saleh sampai seseorang membiasakan salat tahajud.
Suatu ketika, Nabi Yahya alaihissalam makan terlalu kenyang sehingga ketiduran dan tidak salat tahajud.
Langsung oleh Allah SWT ditanya: Ya Yahya, apakah kamu melihat rumah yang lebih baik dari rumahKu? Apakah kamu melihat lingkungan yang lebih daripada lingkunganKu? Tentu saja jawabannya tidak.
Allah SWT kemudian menegaskan; Seandainya manusia melihat satu kali saja ke dalam surga, niscaya badannya hancur karena rindu sangat ingin masuk surga.
Sebaliknya, seandainya manusia sekali saja melirik ke neraka, niscaya tubuhnya hanya akan menyisakan tulang karena saking takutnya.
Alkisah, para sahabat sedang tidur. Lalu ada yang bangun salat tahajud, baca Alquran lalu berdoa; Ya Allah selamatkanlah aku dari neraka.
Para sahabat lantas mengadukan perilaku itu kepada Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.
Nabi lalu memanggil sehabat itu dan bertanya; Kenapa tidak berdoa minta surga? Sahabat itu menjawab; Karena dia merasa tidak pantas menghuni surga.
Allah SWT lalu mengutus malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW untuk memberi tahu sahabat itu; Allah SWT mengabulkan doanya.
Membebaskannya dari neraka. Serta memasukkannya ke surga. Sahabat itu juga terkenal seantero langit.
Baca Juga: Binrohtal: Kenapa Manusia Diciptakan?
Namanya yakni Ibnu Umar.
Jadi punya hajat apapun, akan mudah dikabulkan oleh Allah SWT jika mau salat tahajud.
Ingin populer atau terkenal, solusinya juga salat tahajud.
Orang yang istiqamah salat tahajud akan diberi Allah SWT hak untuk mensyafaati keluarganya.
Makanya, suami istri yang mau saling membangunkan untuk salat tahajud, akan menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. (jif/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz