JombangBanget.id - Pengasuh PP Al Muhsinin, Tugu, Kepatihan, Habib Muhammad bin Salim Assegaf, menjelaskan adanya waktu-waktu Allah SWT menurunkan rahmat.
’’Pada waktu-waktu tertentu, Allah SWT menurunkan rahmat sangat besar untuk kita. Maka kita diperintah untuk menyongsongnya,’’ tuturnya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (4/11).
Di antaranya yakni saat waktu salat fardu.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Albaqarah 238.
Peliharalah semua salat fardu dan salat wusṭā.
Berdirilah karena Allah dalam salat dengan khusyuk.
Juga ketika waktunya salat Jumat. Sebagaimana disebutkan dalam QS Aljumuah 9.
Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan salat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah SWT dan tinggalkanlah jual beli.
Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.
’’Jadi ketika mendengar azan, kita harus bergegas segera berangkat salat,’’ tegasnya.
Orang yang masih melakukan aktivitas jual beli ketika azan Jumat telah berkumandang, maka jual belinya menjadi tidak sah.
’’Bahkan dihukumi haram,’’ tandasnya.
Di Jombang, almarhum Bupati Nyono Suharli kala menjabat punya kebijakan sangat bagus.
Yakni meminta agar toko-toko termasuk toko modern tutup sejenak saat waktunya salat Jumat.
Ini agar para karyawan bisa melaksanakan salat Jumat. Serta pemilik toko tidak berdosa karena jual beli saat waktu salat Jumat.
’’Waktu salat itu adalah waktu yang mustajabah untuk berdoa,’’ jelasnya.
Dalam meraih cita-cita di dunia, kita bisa melakukan dua upaya. Pertama, dengan ikhtiar lahir seperti jual beli.
Kedua, dengan ikhtiar batin seperti berdoa. Waktu salat adalah waktu paling mustajabah untuk berdoa. Dan doa terbaik adalah dengan salat.
Maka pada waktu salat, kita harus salat. Di luar itu, kita bisa melakukan jual beli.
Sehingga kita berimbang dalam ikhtiar lahir dan batin. Hasil yang kita peroleh adalah keberuntungan dan keberkahan.
Rezeki yang kita dapat bisa menjadi bekal ibadah. Menjadikan keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Serta anak-anak saleh salehah.
Makanya panggilan salat menggunakan seruan; Hayyi alal falah, marilah menuju kemenangan/kebahagiaan.
Jika demi mencari rezeki kita sampai mengabaikan waktu salat, maka rezeki yang didapat justru akan menjadi musibah.
Hasilnya hanya mendorong untuk maksiat. Keluarga menjadi berantakan. Anak-anak pun bermasalah. Nauzu billah. (jif/fid)
Editor : Ainul Hafidz