Jombangbanget - Saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Jumat (24/11), Ketua Yayasan PP Bahrul Ulum Tambakberas, DR KH Wafiyul Ahdi (Gus Wafi), menjelaskan pintu masuk setan dan cara menghindarinya.
’’Menurut Imam Alghazali, ada lima pintu masuk setan untuk mengganggu dan menyesatkan manusia,’’ tuturnya.
Pertama assyubhat. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Sesungguhnya yang halal itu jelas, sebagaimana yang haram pun jelas.
Di antara keduanya terdapat perkara syubhat -yang masih samar- yang tidak diketahui oleh kebanyakan orang.
Barangsiapa yang menghindarkan diri dari perkara syubhat, maka ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Barangsiapa yang terjerumus dalam perkara syubhat, maka ia bisa terjatuh pada perkara haram.
Kedua assyahwat, dorongan untuk menuruti keinginan hawa nafsu. Nafsu cenderung mengajak kepada kejelekan.
Sebagaimana ditegaskan dalam QS Yusuf 53. Sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku.
Ketiga atthama', rasa ketidakpuasan yang tidak berujung atas keinginan yang sudah dicapai. Rakus dan selalu merasa kurang.
Rasulullah memberi gambaran, sudah punya satu lembah emas masih ingin punya yang kedua. Sudah punya dua masih ingin punya yang ketiga.
Baca Juga: Binrohtal, Pentingnya Tawakkal Karena Kehidupan di Luar Kendali Manusia
Keempat alhasadu, iri hati pada orang lain. Tidak suka orang lain dapat nikmat. Bahkan berharap nikmat orang lain hilang.
Iblis pernah berkata kepada Nabi Nuh alaihissalam; Dua hal yang membinasakan manusia, ketamakan dan kedengkian.
Karena kedengkian inilah, aku dilaknat sehingga menjadi terkutuk. Karena dorongan ketamakan, Adam dan Hawa tergoda untuk makan buah kuldi.
Kelima alihtiqaru,meremehkan dosa kecil. Orang yang meremehkan dosa maka akan terus melakukannya.
Rasulullah bersabda; Jauhilah dosa-dosa dan sesuatu yang dianggap dosa kecil. Karena dosa-dosa kecil itu ketika dilakukan seseorang maka ia akan membinasakannya.
’’Untuk menghindari dan menutup pintu setan, ada lima hal yang bisa dilakukan,’’ terangnya. Pertama, bersikap ikhlas.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Alhijr 39-40. Iblis berkata; Ya Rabb-ku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi.
Dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka.
Kedua, menjaga kestabilan iman.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Annahl 99.
Sesungguhnya setan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya.
Ketiga, mencari perlindungan kepada Allah SWT.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Al a'raf 200. Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan setan maka berlindunglah kepada Allah SWT.
Keempat, memperbanyak membaca Alquran. Rasulullah bersabda; Janganlah kamu menjadikan rumah-rumah kamu sebagai kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Albaqarah di dalamnya.
Kelima, mengambil keputusan yang berbeda dengan keinginan setan. Sebagaimana disebutkan dalam QS Fathir 5. Contohnya, setan mengajak mubazir dan boros, kita jangan melakukannya. Setan makan minum dengan tangan kiri, kita jangan mengikutinya. Rasulullah bersabda: Tergesa-gesa itu dari perbuatan setan. Maka kita jangan tergesa-gesa. (jif/naz/ang)
Editor : Anggi Fridianto