Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

SMPN 3 Peterongan Jombang Gelar Felis, Libatkan Tere Liye

Wenny Rosalina • Senin, 27 November 2023 | 15:10 WIB

 

SIMBOLIS: Gunting pita peresmian lapangan indoor SMPN 3 Peterongan oleh Majelis Pimpinan Ponpes Darul Ulum bersama Forkopimcam.
SIMBOLIS: Gunting pita peresmian lapangan indoor SMPN 3 Peterongan oleh Majelis Pimpinan Ponpes Darul Ulum bersama Forkopimcam.

JombangBanget.id – SMPN 3 Peterongan di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang menggelar gebyar festival literasi sekolah (Felis), Sabtu (25/11).

Sekaligus meresmikan lapangan indoor dan launching 13 buku karya siswa dan guru.

’’Pada ebyar Felis ini, kami juga meluncurkan program Gemmuru (gerakan menulis murid dan guru) dan KLS (klub literasi sekolah) dengan 13 judul buku,’’ kata Nurkolis, Kepala SMPN 3 Peterongan.

Literasi sekolah di SMPN 3 Peterongan, Jombang sangat digalakkan. Nurkolis selalu mengimbau kepada siswa tidak hanya mendapatkan ilmu dari membaca, tapi juga menulis.

Sehingga banyak karya siswa yang dibukukan. Ada kumpulan esai, cerpen, puisi dan lainnya.

’’Ini sebagai perwujudan ekspresi anak dalam bentuk tulisan,’’ terangnya.

SMPN 3 Peterongan mendapatkan predikat sekolah aktif literasi nasional. ’’Ini tidak hanya label, tapi juga diimplementasikan seluruh warga SMPN 3 Peterongan Jombang,’’ jelasnya.

Salah satunya dengan launching 13 buku karya siswa dan guru SMPN 3 Peterongan, Jombang. Serta ada delapan SMPN yang ikut bergabung launching buku melalui gebyar Felis.

Rangkaian gebyar Felis sudah diadakan sejak bulan lalu. Dengan mengadakan lomba internal dan eksternal.

Lomba internal ada lomba presenter, menulis cerita anak, dan lomba stand up komedi khusus untuk kelas 9.

Sementara lomba eksternal diikuti siswa SD/MI se-Jawa Timur. Ada lomba membuat komik karakter dan olimpiade Bahasa dan Sastra Indonesia.

Sementara pada puncak gebyar Felis, Sabtu (25/11), dilakukan penilaian pameran kelas. Juga pameran produk yang dibuat siswa selama pembelajaran satu semester.

Untuk meningkatkan semangat siswa dalam berliterasi, SMPN 3 Peterongan menghadirkan penulis ternama Darwis, atau yang dikenal dengan nama pena Tere Liye.

’’Ini request anak-anak, yang sedang getol-getolnya menulis, dan novel yang ditulis Tere Liye sering jadi referensi menulis anak-anak,’’ jelasnya.

Gebyar Felis juga dimeriahkan grup banjari, qosidah dan marawis siswa SMPN 3 Peterongan, Jombang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang yang diwakili Kasmuji Raharjo, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, mengaku kagum dengan gelar karya yang dilakukan siswa SMPN 3 Peterongan. Kemajuan keilmuan sangat terlihat melalui karya siswa.

Ia berpesan agar siswa dan guru selalu melalukan refleksi melalui komunitas belajar mata pelajaran.

’’Ini akan mendukung proses merdeka belajar yang menyenangkan anak-anak dan guru,’’ ungkapnya.

Sementara dari peluncuran program Gemmuru dan KLS, diharapkan sebagai bentuk aksi nyata, dengan mengunggahnya ke platform merdeka belajar atau platform yang lain.

’’Selamat dan semangat kepada kepala sekolah, guru dan siswa yang telah berkolaborasi untuk menghasilkan karya nyata. Mudah-mudahan seluruh SMP bisa bergabung dengan program Gemmuru dan KLS ini,’’ urainya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Peterongan Jombang KH Cholil Dahlan.

Bendahara Majelis Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang sekaligus ketua komite SMPN 3 Peterongan, KH Zaimuddin Wijaya As'ad.

Para pengasuh, Forkopimcam Peterongan, serta juara lomba eksternal, guru dan kepala sekolah dari delapan sekolah yang turut launching buku di gebyar Felis.

Lapangan indoor yang berada tepat di tengah bangunan SMPN 3 Peterongan, Jombang juga diresmikan. KH Cholil Dahlan bersama majelis pimpinan PPDU, jajaran Forkopimcam meresmikan dengan menggunting pita.

Usai meresmikan lapangan indoor, KH Cholil Dahlan mengajak seluruh siswa membaca surah Al Kautsar tiga kali.

Dengan harapan, lapangan tidak hanya membuat sehat dalam berolahraga, tapi juga sesuai dengan tutunan Rasulullah Muhammad SAW.

’’Lapangan indoor dibangun agar anak-anak bisa berolahraga dengan nyaman, tapi perlu adanya penyempurnaan. Mudah-mudahan SMPN 3 Peterongan, Jombang semakin berkah dan manfaat ilmunya, serta sehat badannya,’’ tutur KH Cholil Dahlan.

Sementara KH Zaimudin Wijaya As’ad, mengatakan, lapangan indoor tidak dibangun menggunakan anggaran negara. Tapi anggaran pondok yang diperoleh melalui komite.

’’ SMPN 3 Peterongan, Jombang bekerjasama mengikuti apa yang menjadi program Ponpes Darul Ulum. Maka majelis pimpinan Pondok Pesantren Darul Ulum tidak segan membantu pengadaan yang dibutuhkan,’’ jelasnya.

Gus Zu’em, sapaan akrabnya, mengatakan, membaca adalah salah satu cara untuk mengenal dunia. Sementara menulis adalah cara agar dikenal dunia.

’’Kami berharap, Tere Liye mampu memberikan motivasi, agar apa yang menjadi gagasan kita bisa dikenal dunia,’’ urainya. (wen/jif/fid)

 

Editor : Ainul Hafidz
#buku #darul ulum #Jombang #SMPN #tere liye #Peterongan