JombangBanget.id – Gudang pengolahan biji plastik dan rongsokan di Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung, terbakar Senin (17/8) malam.
Api menghanguskan bangunan berukuran sekitar 50 x 30 meter persegi beserta stok biji plastik siap kirim.
Kerugian akibat kejadian kebakaran tempat usaha ini, ditaksir mencapai Rp100 juta.
Baca Juga: Rumah di Ploso Jombang Ludes Terbakar, Dipicu Charger HP yang Masih Menancap
Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas mengatakan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar gudang.
Api kemudian merembet hingga membakar material plastik yang tersimpan di dalam bangunan.
"Diduga kebakaran bermula dari pembakaran sampah di sekitar lokasi. Api kemudian membesar dan merembet ke gudang yang berisi biji plastik serta rongsokan," ujar Wiku.
Baca Juga: Gudang Bekas Pabrik Sepatu di Jombang Ludes Dilalap Api, Kerugian Capai Puluhan Juta Rupiah
Material plastik yang mudah terbakar membuat api cepat membesar. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu kendala petugas saat melakukan pemadaman.
"Material plastik cukup sulit dipadamkan, sehingga harus diurai satu per satu. Selain itu, ketersediaan pasokan air di sekitar lokasi juga menjadi kendala," jelasnya.
Mendapat laporan kebakaran, petugas langsung menuju lokasi dengan mengerahkan tiga kendaraan. Terdiri dari satu unit mobil pemadam kebakaran dan dua kendaraan suplai air.
Proses pemadaman berlangsung sekitar tiga jam. Petugas bersama warga juga berupaya menyelamatkan barang yang masih memungkinkan dievakuasi dari sekitar bangunan.
"Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pembasahan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan," katanya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Saat kebakaran terjadi, pemilik tidak berada di lokasi dan tidak ada aktivitas pekerjaan di dalam gudang.
Meski demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian material cukup besar. Bangunan gudang beserta sebagian stok biji plastik dan rongsokan terbakar.
"Untuk kerugian material ditaksir sekitar Rp100 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," pungkas Wiku. (riz)
Editor : Achmad RW