JombangBanget.id - Penemuan jasad remaja mengapung di saluran irigasi Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Jombang Minggu (10/5) malam, menggegerkan warga.
Korban diketahui bernama Andika Putra Bagus Arziansyah, 19, warga Dusun Beweh, Desa Ngogri, Kecamatan Megaluh. Dari hasil olah TKP, korban diduga mengalami kecelakaan tunggal.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengatakan, peristiwa ini bermula kebingungan penemuan motor Honda Beat nopol S 5909 OCG oleh warga di aliran sungai wilayah Desa Plosogeneng,
Baca Juga: Jasad Pria Membusuk Ditemukan di Ladang Jagung Wonosalam Jombang, Identitas Masih Misterius
Kecamatan Jombang pada Sabtu (9/5) dini hari. Penemuan itu selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa dilanjutkan ke pihak berwajib.
”Saat ditemukan hanya motornya saja, tidak ada pengendaranya,” ungkap Adi warga sekitar.
Mendengar kabar penemuan motor, orang tua korban yang kebingungan mencari anaknya segera mendatangi lokasi untuk memastikan identitas motor. ”Keluarga korban memastikan itu motor anaknya,” bebernya.
Baca Juga: Jasad Bayi Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Dam Yani Sumobito Jombang
Karena anaknya tak ditemukan di lokasi, keluarga korban dibantu warga sekitar berusaha melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai lantaran curiga tubuh korban terserat arus.
Upaya pencarian membuahkan hasil. Pada minggu malam, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan tertelungkup aliran sungai, tepatnya di Dusun Cangkringmalang, Desa Sidomulyo atau sekitar 650 meter dari titik penemuan motor.
Penemuan itu segera dilaporkan ke pihak polisi. Petugas dari inafis Polres Jombang tiba di lokasi dan melakukan olah TKP. ”Keluarga korban memastikan itu jasad anaknya,” bebernya.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. ”Tidak ditemukan luka bekas penganiayaan,” tegas Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander.
Petugas juga menemukan dompet korban lengkap dengan uang tunai dan kartu identitas.
”Diduga kuat korban mengalami kecelakaan tunggal. Penanganannya dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang,” jelasnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto mengatakan, hasil olah TKP menguatkan dugaan kecelakaan tunggal.
”Korban diduga jatuh ke sungai bersama motornya hingga akhirnya meninggal dunia,” ujarnya.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. ”Jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Siswanto. (riz/naz)
Editor : Achmad RW