JombangBanget.id - Polisi memastikan pembunuhan terhadap Anang Sularso, 33, dilatarbelakangi motif asmara.
Pelaku utama, Slamet Mahmudi, 43, cemburu karena merasa kekasihnya direbut korban.
”Untuk motif pembunuhannya memang karena cemburu,” terang Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander.
Baca Juga: Mayat Pria Tergorok di Megaluh Jombang Ternyata Dihabisi Teman Sendiri, Polisi Bekuk Dua Pelaku
Kronologi bermula pada Jumat (10/4), saat Slamet mengajak korban keluar dengan sepeda motor milik korban.
Keduanya menuju tanggul Saluran Induk Mrican Kanan di Dusun Bangi, Wonomarto, Purwoasri, Kediri.
”Di lokasi itu, mereka minum minuman keras hingga mabuk,” bebernya.
Baca Juga: Identitas Mayat Tanpa Busana di Megaluh Jombang Terungkap, Ternyata Warga Kediri
Sekitar pukul 22.00, keduanya pun mulai terlibat pertikaian.
Masalahnya, tersangka Slamet cemburu terhadap korban yang sedang mendekati kekasihnya berinisial LH, 44, warga Kecamatan Gurah, Kediri.
Pertikaian berujung pada penganiayaan. Slamet membacok korban dengan golok yang dibawanya dari rumah.
Korban sempat melawan, namun akhirnya tewas dengan luka fatal di leher. ”Luka di leher menyebabkan terputusnya pembuluh darah utama,” jelas Dimas.
Setelah itu, Slamet mendorong tubuh korban ke sungai. Jasad ditemukan warga di Dusun Paras, Desa Turipinggir, Megaluh, Jombang, Minggu (12/4) pagi.
Pelaku juga membuang pakaian dan barang milik korban untuk menghilangkan jejak.
”Saat ini kami masih melakukan pencarian barang bukti yang dibuang ke sungai, namun terkendala derasnya arus,” ungkap Dimas. (riz/naz)
Editor : Achmad RW