JombangBanget.id - Misteri kematian ibu dan anak yang ditemukan di bekas asrama Polri (Aspol) terbengkalai di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang mulai terkuak.
Hasil otopsi sementara memastikan keduanya meninggal akibat mati lemas setelah menghirup asap, serta mengalami luka bakar dalam kondisi masih hidup.
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan forensik, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan fisik akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh kedua korban.
”Tidak ada tanda kekerasan benda tumpul atau benda tajam. Kesimpulan dokter forensik, kematian diakibatkan mati lemas,” katanya.
Menurut Dimas, korban meninggal karena menghirup asap dalam jumlah besar. Di saat bersamaan, tubuh korban juga mengalami luka bakar.
”Mati lemas karena hirup asap, kemudian juga ada luka bakar di area kulit,” ucapnya.
Temuan mencolok justru terdapat pada jasad anak. Tim forensik menemukan pelepuhan pada bagian pipi yang diduga akibat paparan zat kimia.
”Pada tubuh anak ada pelepuhan di area pipi akibat zat kimia basah kuat,” jelasnya.
Sementara pada tubuh sang ibu, kerusakan ditemukan lebih dalam, hingga mengenai tenggorokan dan organ dalam.
”Kerusakan itu akibat interaksi dengan zat kimia tersebut,” tambahnya.
Di lokasi kejadian, penyidik menemukan satu botol cairan pembersih lantai merek Porsek.
Meski demikian, polisi belum memastikan apakah cairan tersebut menjadi sumber zat kimia yang menyebabkan luka pada tubuh korban.
”Secara medis disebut zat kimia basah kuat. Apakah berasal dari Porsek, itu masih harus melalui uji laboratorium. Kita belum bisa menyimpulkan sebelum uji laboratorium selesai,” tegas Dimas.
Dimas menambahkan, hasil pemeriksaan forensik memperkirakan kedua korban meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
”Dari hasil otopsi sementara, kematian diperkirakan antara 48 sampai 120 jam, atau sekitar dua sampai lima hari,” ujarnya.
Selain botol cairan kimia, petugas juga mengamankan kunci motor dan korek api dari lokasi.
Seluruh barang bukti kini tengah diperiksa lebih lanjut, termasuk melalui uji laboratorium dan penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Jenazah korban telah dimakamkan keluarga. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz