JombangBanget.id - Suasana Pasar Tapen, Kecamatan Kudu mendadak geger pada Jumat (30/1) dini hari.
Warga dan pedagang pasar yang tengah beraktivitas mendengar teriakan minta tolong dari dalam sebuah mobil putih.
Diketahui kemudian, seorang pria asal Sidoarjo tengah diculik dan dianiaya,. Beruntung ia berhasil diselamatkan warga.
”Jadi kejadiannya itu sekitar pukul 04.00, posisi di Pasar Tapen,” terang Kapolsek Kudu AKP Imam Subekti.
Awalnya pengemudi mobil terlihat kehilangan arah hingga tersesat masuk ke area pasar.
Tak lama, beberapa warga mendengar teriakan orang dari dalam mobil meminta tolong.
Sejumlah warga berusaha menghentikan mobil yang berusaha putar balik. Tak ingin memancing keributan dengan warga, korban pun dilepaskan.
”Jadi posisi waktu itu korban berteriak minta tolong, hingga akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam mobil,” imbuhnya.
Korban diketahui bernama Daniriansyah, warga Dusun Mlapen, Desa Sidokepuh, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Kepada warga ia mengaku jadi korban penculikan.
”Jadi dia ini ternyata diculik tiga orang di dalam mobil tersebut, dua pria satu wanita. Korban dipukuli dari kos di wilayah Tarik, Sidoarjo sampai Pasar Tapen Kudu itu,” lontarnya.
Akibat penganiayaan itu, korban menderita luka-luka cukup serius. ”Korban luka-luka, dan kemudian kta bawa ke Puskesmas Tapen untuk mendapatkan perawatan,” lontarnya.
Sayangnya, mobil yang membawa korban berhasil melarikan diri. Meski demikian, korban mengaku mengenali salah satu pelaku.
”Dari tiga orang itu, korban mengenali salah satunya, karena dia rekan istri korban,” lanjutnya.
Terkait motif penculikan itu, korban mengaku berkaitan dengan utang piutang ke pinjol.
”Jadi korban ini mengaku istri dia pinjam KTP pelaku untuk dibuat pinjol, setelah itu mungkin karena tidak terbayar akhirnya korban diculik,” tambahnya.
Setelah mendapatkan perawatan, korban diantar polisi menuju Polsek Tarik, Sidoarjo untuk melapor.
”Kita sudah antarkan ke Polsek Tarik, dan sudah diterima sama petugas di sana,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Tarik AKP Heri Setiawan membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut.
”Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Unit Reskrim sedang melakukan pendalaman untuk mengetahui motif serta keberadaan para pelaku,” ujar AKP Heri, Selasa (3/2).
Ia menambahkan, korban yang didampingi keluarga telah membuat laporan resmi di Polsek Tarik karena lokasi awal kejadian berada di wilayah hukumnya.
Polisi juga mendalami keterangan korban yang mengaku mengenali salah satu pelaku. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz