JombangBanget.id – Polisi telah memastikan Tri Retno Jumilah, 60, yang jasadnya ditemukan membusuk di rumah Dusun/Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang Kamis (13/11), korban pembunuhan.
Polisi hingga kemarin masih terus mencari keberadaan suami Retno yang diduga jadi pelaku.
’’Petunjuk memang mengarah ke P ini sebagai terduga pelaku,’’ kata Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander.
Dugaan itu didasarkan pada beberapa hal. Mulai dari petunjuk yang ada di lokasi saat polisi melakukan olah kejadian perkara.
Korban ditemukan dalam kondisi terlentang dengan posisi tertutup bantal dan tertutup selimut.
Saat dicek, rumah itu juga terkunci.
’’Tiga pintunya dikunci. Dua pintu kuncinya menempel. Sementara satu pintu lain terkunci namun kuncinya tidak ada,’’ terangnya.
Selain itu, ada sejumlah luka yang ditemukan pada jasad korban.
Seperti luka memar dan luka patah tulang. Ini mengindikasikan adanya kekerasan pada tubuh Retno sebelum ia akhirnya meninggal dunia.
’’Harta benda korban sudah kita cek, tidak ada yang hilang. Motornya Yamaha V-Xion yang hilang diduga mengarah dibawa suami sirinya,’’ urainya.
Polisi masih terus memeriksa sejumlah saksi terkait hal ini. Baik saksi yang awal mengetahui mayat korban, hingga orang dan pihak lain yang dinilai mengetahui.
Baca Juga: Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Mojoagung Jombang, Polisi Bilang Begini
’’Sementara masih pemeriksaan setempat saja, namun akan dilakukan terus pemeriksaan kepada saksi lain,’’ bebernya.
Polisi juga Dimas terus melakukan pelacakan dan pencarian P, suami siri Retno yang hingga kini tak diketahui keberadaannya.
’’Kami masih melacak keberadaan pelaku ini,’’ ucapnya.
Sebelumnya, Tri Retno Jumilah, pemilik warung kopi ditemukan membusuk di rumahnya di Dusun/Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kamis (13/11) siang.
Jasadnya ditemukan anak korban yang curiga lantaran selama empat hari ibunya tak berkabar.
Bahkan, kiriman buah yang ia taruh di gagang pintu depan rumah masih utuh.
Saat ditemukan, jasad korban sudah membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap.
Dari hasil otopsi yang dilakukan polisi, kematian Retno dipastikan akibat pembunuhan.
Sejumlah luka memar ditemukan pada bagian dada, pipi dan wajah akibat benturan benda tumpul. Beberapa bagian tulangnya juga patah.
Kepala korban mengalami pendarahan hebat yang jadi penyebab kematiannya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz