Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kelompok Gangster Keroyok Remaja Asal Lamongan di Jembatan Ploso, Korban Luka Parah

Achmad RW • Selasa, 19 Agustus 2025 | 22:54 WIB
Kondisi  YA, yang jadi korban pengeroyokan gangster di Jembatan Ploso Jombang
Kondisi YA, yang jadi korban pengeroyokan gangster di Jembatan Ploso Jombang

JombangBanget.id - Kelompok gangster juga berbuat onar di Kecamatan Ploso, Jumat (15/8) malam.

YA, 16, remaja asal Desa Sidokumpul, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan mengalami luka cukup serius lantaran jadi sasaran pengeroyokan gangster di Jembatan Ploso.

”Kejadian pengeroyokannya Jumat (15/8) malam. Sekarang anak saya masih dirawat,” terang Sujianto, 43, ayah korban kepada Jawa Pos Radar Jombang Senin (18/8) malam.

Ia menjelaskan, hari itu korban pamit keluar untuk ngopi bersama satu temannya di tanggul Sungai Brantas Dusun Dolok, Desa Bedahlawak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang.

”Sampai di atas jam 22.00, anak saya ini bermaksud pulang, namun mau foto dulu di atas Jembatan Ploso,” imbuhnya.

Saat tengah asyik foto, tiba-tiba korban didatangi kawanan pemuda menggunakan motor. ”Sekitar 6-8 orang,” rincinya.

Gerombolan pemotor ini kemudian menghampir dan menyerang korban.

"Mereka datang terus tanya kamu anak mana, begitu dijawab anak Lamongan, langsunglah dipukuli itu anak saya,” ungkapnya.

Sejumlah pelaku, disebut Sujianto secara bergiliran melayangkan pukula dan tendangan ke arah korban. Setelah itu para pelaku kabur.

”Anak saya luka memar pada bagian wajah yang paling parah. Salah satu mata juga lebam dan menghitam. Dari Rontgen di rumah sakit ada retak di tengkorak juga,” lontarnya.

Beruntung korban kemudian dilarikan ke salah satu rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga Senin (18/8) malam, korban masih menjalani perawatan di rumah sakit di wilayah Kecamatan Tembelang. Ia berencana melaporkan kejadian ke pihak berwajib.

”Baru rencana mau laporan, karena memang beberapa hari ini masih harus mengurus anak di rumah sakit,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Ploso Kompol Purwo Atmojo Rumantyo menyebut belum mendapatkan laporan tentang kejadian pengeroyokan itu.

”Kalau laporan memang belum ada, namun tim akan segera mengecek kebenaran informasi itu. Kita coba akses keluarganya,” pungkasnya. (riz/naz/riz)

Editor : Achmad RW
#remaja #jembatan ploso #lamongan #pengeroyokan #gangster #Jombang