Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Viral Video Pemuda Serang Pengendara Motor di Jombang, Ini Kata Kades dan Warga Setempat

Achmad RW • Rabu, 30 Juli 2025 | 16:13 WIB

 

Aksi pemuda serang pemotor yang kemudian diketahui merupakan aksi pencegatan gangster
Aksi pemuda serang pemotor yang kemudian diketahui merupakan aksi pencegatan gangster

JombangBanget.id – Warga Jogoloyo Kecamatan Sumobito merepons beredarnya video yang merekam aksi penyerangan pemuda kepada pengendara motor di jalur arteri nasional Dusun Gerih, Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Jombang Minggu (27/7) dini hari.

Mereka mengaku hal itu membela diri dan menghentikan aksi gangster.

’’Itu merupakan aksi balasan dan upaya mengadang kelompok gangster,’’ kata A, warga Dusun Mojokuripan, Desa Jogoloyo.

Malam itu, pemuda desanya sedang membuat ogoh-ogoh untuk karnaval. Tiba-tiba ada segerombolan orang tak dikenal yang masuk ke area desa dan membuat keributan.

’’Mereka membawa senjata tajam dan batu paving, dan mencoba menyerang warga hingga merusak salah satu sepeda motor milik teman kami. Aksi itu juga terekam CCTV dari sudut lain di desa,’’ ungkapnya.

Setelah penyerangan itu, para pemuda berupaya melakukan aksi pembalasan.

Mereka mengejar dan menghalau para pelaku yang kabur ke arah jalan utama.

Saat kelompok yang diduga gangster tersebut kembali melintas dari arah timur menuju Jombang kota, warga yang berjaga langsung mengadang untuk mencegah kejadian serupa terulang.

’’Yang menghadang itu warga yang ingin menjaga desa, bukan gangster,’’ imbuhnya.

Kepala Desa Jogoloyo, M Toyib, membenarkan jika rekaman CCTV yang menyebar itu upaya warga untuk mencegat kelompok tak dikenal yang lebih dulu menyerang.

’’Itu warga kami yang menghalau gangster. Mereka keluar dari gang karena mendapati kelompok motor sudah membuat kerusuhan terlebih dulu. Jadi bukan warga yang memulai, tapi justru ingin menangkap kelompok motor tersebut,’’ jelasnya.

Pihak desa bersama Polres Jombang juga telah menggelar pertemuan untuk mengklarifikasi peristiwa ini.

Dari hasil pendalaman aparat, diketahui bahwa kelompok motor yang membuat kerusuhan dan warga yang sempat menghadang bukan berasal dari desanya.

’’Sudah dipanggil dan diklarifikasi. Anak-anak kami bukan pelakunya. Justru ada pihak luar yang memicu keributan. Kami sepakat untuk menjaga kondusivitas desa bersama aparat,’’ ucap Toyib.

Pihak desa berharap agar masyarakat tidak cepat menyimpulkan berdasarkan potongan video semata.

’’Kami minta masyarakat tidak mudah terprovokasi dari rekaman CCTV yang dikira penghadang tersebut merupakan gangster. Sebaliknya, mereka warga kami yang ingin menangkap gangster,’’ tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra mengaku masih melakukan pendalaman.

’’Kasus itu masih dalam lidik (penyelidikan,Red),’’ singkatnya. (riz/jif)

 

Editor : Ainul Hafidz
#jogoloyo #penyerangan #jalan nasional #gangster #Jombang #janti