Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Enam Bulan Terakhir, Lima Kasus Pembunuhan Terjadi di Jombang, Salah Satunya Dipicu Rebutan Janda

Achmad RW • Senin, 30 Juni 2025 | 00:11 WIB
Ilustrasi mayat.
Ilustrasi mayat.

JombangBanget.id – Hampir tiap bulan ada kasus pembunuhan di Jombang.

Hingga bulan keenam tahun ini, sudah ada lima kasus pembunuhan.

Dua kasus telah masuk persidangan. Dua lainnya tengah diproses menuju sidang.

Serta satu kasus terbaru masih dalam proses penyidikan.

’’Sepanjang 2025 kasus pembunuhan ada lima termasuk yang terakhir di Mojoagung,’’ kata Kasi Pidum Kejari Jombang, Andhie Wicaksono.

Kasus pembunuhan pertama terjadi pada Kamis 9 Januari 2025.

Febri Wahyudi, 26, seorang kapster di barbershop membunuh Septian Adi Febriansyah, karyawan Indomaret di sebuah barbershop di Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo, Desa Sengon, Kecamatan Jombang.

Pelaku dan korban sempat cekcok dan berkelahi lantaran berebut seorang janda asal Kediri.

’’Kasus pembunuhan di barbershop ini sudah masuk sidang dengan agenda pemeriksaan saksi. Sidang terakhir (26/6) dan dilanjutkan Kamis (3/7) pekan depan,’’ terangnya.

Kedua, kasus pembunuhan yang menimpa MF, 19, remaja asal Sidoarjo di hutan di petak 102 L Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh pada Minggu (19/1).

Enam pelaku sudah dibekuk. Andi Samudra Alfatekha alias Gareng, 22, warga Desa Pulorejo, Ngoro,  Jombang sebagai pelaku utama.

Baca Juga: Tiga Pelaku Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Gadis Sumobito Jombang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Amin Roes, 23, warga Desa Madurejo, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Hanif Mansur, 19, warga Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. MR, 17, remaja asal Kecamatan Plandaan, RG, 18, remaja asal Kecamatan Ploso.

KS, 16, remaja asal Kecamatan Plandaan,Tiga pelaku anak sudah divonis dengan hukuman penjara selama tiga tahun penjara.

Sementara otak pembunuhan, Andi Samudra Alfatekha alias Gareng dan Amin Roes kini tengah menjalani sidang.

’’Untuk yang Kabuh, dua terdakwa dewasa sudah sidang. Satu terdakwa dewasa lain yakni HM berkasnya baru dilimpahkan ke PN Jombang dan segera menjalani sidang perdana,’’ urainya.

Ketiga, pembunuhan dan pemerkosaan yang menimpa PRA, 19, siswi SMA asal Sumobito yang mayatnya ditemukan di Saluran Induk Mrican Kanan Desa Pacarpeluk, Megaluh, (11/2).

Tiga pelaku sudah ditangkap. Adiansyah Putra, 18, warga Desa Sembung, Kecamatan Perak sebagai otak pembunuhan sekaligus pacar korban.

Serta Achmad Toriq, 18, dan Lutfi Innahu, 32, keduanya warga Kunjang, Kabupaten Kediri.

’’Untuk kasus pembunuhan dan pemerkosaan, sudah proses ke persidangan, sudah tahap dua dan mungkin pekan depan masuk agenda sidang perdana,’’ imbuhnya.

Keempat, pembunuhan dan mutilasi yang menimpa Agus Sholeh, 37.

Mayat korban ditemukan dalam kondisi membusuk tanpa kepala di saluran air Dusun Dukuh Mireng, Desa Dukuharum, Kecamatan Megaluh, Rabu (12/2).

Polisi berhasil meringkus Eko Fitrianto, 37, pelaku mutilasi asal Dusun Plosowedi, Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang yang tak lain teman dekat korban.

Pembunuhan yang dilatari motif perampokan dan miras ini juga segera disidangkan setelah proses tahap dua dilakukan di Kejari Jombang, Rabu (18/6).

’’Kasus pembunuhan dan mutilasi juga sudah tahap dua, sudah dilimpahkan ke PN Jombang dan menunggu jadwal sidang,’’ tambah Andhie.

Kelima, pembunuhan Lukman Haqim, 45, warga Catakgayam, Kecamatan Mojowarno di rumah kontrakan Dusun Karangtengah, Johowinong, Mojoagung Jombang.

Pelaku istri sirinya, Faizah Priati Ningtyas, 47, warga Carangrejo, Kesamben. Pembunuhan dilakukan pada (14/5). Namun baru diketahui 42 hari kemudian, Rabu (25/6).

Pelaku meracun kemudian menganiaya suami sirinya itu hingga tewas karena dendam sering jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pelaku telah menyerahkan diri. Polisi juga masih terus melakukan penyidikan. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#kasus pembunuhan #enam bulan #Mojoagung #Indomaret #Kabuh #hutan jati #Sumobito #Megaluh #sma #barbershop #pembunuhan #mutilasi #janda #Jombang #persidangan #rekap