JombangBanget.id – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Jombang.
Kali ini korbannya menimpa Yuliani, 39, warga Desa Gedangan, Kecamatan Sumobito, Jombang.
Akibat kejadian, korban menderita kerugian materiel ditaksir mencapai belasan juta rupiah.
”Kejadiannya sekitar malam sampai pagi, tapi baru diketahuinya itu Selasa (4/6) pagi habis subuh,” terang Yuliani kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Yuli menjelaskan, pagi itu, suaminya baru saja akan berangkat ke pasar.
Namun, ia dikagetkan dengan kondisi gerbang rumah yang sudah terbuka.
Saat dicek, ia baru sadar sepeda motor Honda Vario nopol S 2023 OAT warna merah yang diparkir di halaman depan rumah raib.
”Habis subuh itu tahu gerbang sudah terbuka, dan motor juga sudah tidak ada, ya kaget,” ungkapnya.
Ia ingat betul, sebelumnya sudah mengunci motor termasuk mengunci pintu gerbang.
Usai kehilangan sepeda motor itu, ia pun berusaha mencarinya di sekitar rumah, namun tak berhasil menemukannya.
Upayanya mengecek rekaman CCTV di rumahnya juga masih gagal.
”Pas CCTVnya eror, jadi belum bisa melihat ciri-ciri pelakunya juga,” ungkapnya.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.
”Pak polisi juga sudah melakukan pengecekan ke rumah kemarin,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sumobito AKP Sulaiman membenarkan perihal laporan pencurian motor itu.
Pihaknya menyebut, kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait laporan itu.
”Masih dalam penyelidikan,” pungkas Sulaiman. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz