Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Nekat Jual Sabu, Tukang Las dari Jombang Diringkus Polisi

Achmad RW • Sabtu, 4 Mei 2024 | 15:05 WIB
Ilustrasi kasus kejahatan.
Ilustrasi kasus kejahatan.

JombangBanget.id - Imam Sutrisno, 35, warga Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang, harus meringkuk di sel tahanan.

Aksi nekat tukang las nyambi jualan sabu-sabu terendus polisi.

Dari tangannya, polisi menyita sejumlah paket sabu serta uang tunai diduga hasil penjualan barang haram tersebut.

Kasatresnarkoba AKP Komar Sasmito mengatakan, pelaku diringkus di kediamannya di wilayah Kecamatan Diwek pada Rabu (24/4).

Penangkapan pelaku dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari warga dan melakukan penyelidikan.

”Dia ditangkap di rumahnya. Saat ditangkap posisinya sedang membungkus paket sabu untuk diedarkan," ujarnya.

Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan sebanyak sembilan paket sabu siap edar.

Barang harap yang siap diedarkan dalam bentuk paket hemat itu disimpan pelaku di dalam bungkus rokok bekas.

Polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 800 ribu dari hasil penjualan sabu.

”Total barang bukti sabu yang kita amankan seberat 6,4 gram,” kata Komar.

Dikatakan Komar, pelaku mengaku baru lima bulan ini mengedarkan sabu dengan sistem ranjau.

Baca Juga: Divonis Sesuai Tuntutan, Sidang Pria di Jombang Setubuhi dan Jual Pacar ke Lelaki Hidung Belang

Dia mendapatkan barang haram itu dari jaringan pelaku di atasnya yang kini masih dalam penyelidikan.

”Pelaku kita jerat Pasal 114 Ayat (2) Subsidair Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," ujarnya.

Kepada petugas, pelaku mengaku sudah empat kali mengambil barang dari sesorang untuk dijual.

Dari pembelian 1 gram sabu-sabu, kemudian diecer menjadi 16-18 paket dengan berat rata-rata 0,22 gram.

”Keuntungan 1 gram sabu itu sekitar Rp 800 ribu,” ungkapnya.

Pelaku mengaku terpaksa mengedarkan sabu-sabu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Sebab, bapak satu anak itu sudah lima bulan ini menganggur karena tidak ada pesanan jasa las listrik.

”Uangnya buat kebutuhan sehari-hari," pungkasnya. (riz/naz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#Polisi #sabu #tukang #kwaron #jualan #las #Jombang #Diwek