Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Gegara Ini Rumah Perangkat Desa Mancar Peterongan Jombang Digeruduk Warga

Achmad RW • Kamis, 28 Maret 2024 | 15:50 WIB
DIGERUDUK WARGA: Rumah salah satu perangkat Desa Mancar, Peterongan, Jombang didemo warga.
DIGERUDUK WARGA: Rumah salah satu perangkat Desa Mancar, Peterongan, Jombang didemo warga.

JombangBanget.id – Sebuah rumah milik salah satu perangkat Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Jombang jadi sasaran aksi demo warga, Selasa (27/3/2024) siang.

Mereka memasang poster bernada protes karena uang tabungan PKK tak kunjung dibagikan.

“Kembalikan uang hasil keringat kami. ‘Ojok ngentekno duek e wong cilik, cepet balekno ojo janji-janti tok.

‘Saya janda butuh biaya tolong kembalikan uang saya, pengurus PKK harus tanggungjawab. Begitu di antara protes warga.

Tak hanya itu, di antara poster terdapat sejumlah makian hingga sumpah serapah.

“Rumahnya kosong, sudah beberapa hari ini tidak terlihat ML sama E,” ungkap AT, salah seorang warga di lokasi.

Pemasangan poster protes itu sengaja dilakukan anggota PKK dari beberapa RT di RW 3 Desa Mancar.

“Jadi perkaranya ada uang tabungan ibu-ibu, dipegang bendahara, katanya mau dibagi H-7 lebaran, tapi tidak jelas uangnya,” lanjutnya.

Sebelum memasang poster, sejumlah warga sempat melakukan demonstrasi di Balai Desa Mancar dengan membawa poster yang sama.

Warga meminta uang mereka dikembalikan sesuai perjanjian.

“Habis dari balai desa itu ramai-ramai ke rumah. Sekarang nggak tahu di mana, menghilang,” tegasnya.

Baca Juga: Buntut Pembongkaran Cor Jalan Nasional di Peterongan Jombang, Tiap Hari Bikin Macet

Hal senada disampaikan Fia, 48, warga lain yang ikut demo ke balai desa.

Uang tabungan yang dibawa berkisar antara Rp 50 juta sampai Rp 100 juta rupiah.

Protes itu dilakukan karena warga geram ML dan E menghilang setelah berjanji akan mencairkan uang tabungan.

“Hari raya kurang 1 minggu katanya dibayar, orangnya nggak ada dan tidak bisa dihubungi," terang dia.

Kepala Desa Mancar Nur Prasetyo, ketika dikonfirmasi tak menampik hal ini. Dari data sementara, ada 41 orang yang uangnya tertahan.

Sebenarnya, kegiatan simpan pinjam itu sudah berjalan tiga tahun.

“Kebetulan ada 2 kelompok, E ini ketua dari kelompok di Dusun Mancar Barat,” terangnya.

Ia menjelaskan, arisan PKK itu setahun penuh dan akan dibagi keuntungan atau hasil simpanan 7 Maret 2024 lalu.

“Saat itu rapat di balai desa, semua datang, termasuk L dan E juga anggota,” lanjutnya.

Keputusannya, dianggap selesai dan uang tabungan sudah dibagikan.

“Tidak tahunya dijanjikan akan dibayar 7 hari sebelum lebaran,” ungkapnya.

Dalam perkembangannya, ML dan E kabur. Utusan yang diminta mendatangi rumah keduanya juga tak berhasil mendeteksi keberadaannya.

Baca Juga: Cor Jalan Nasional di Jombang Dibongkar, Akses Menuju Flyover Peterongan Padat Merayap

Total ada 41 warga Dusun Mancar Barat yang menjadi korban. Jumlah warga ini kemungkinan bertambah. “Total uangnya Rp 76 juta.

Rumahnya sudah kosong, nomornya tidak bisa lagi dihubungi, sekarang malah tidak aktif,” pungkasnya. (riz/bin/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#demo #tabungan #Mancar #warga #Desa #rumah #Jombang #digeruduk #perangkat #Peterongan #pkk