JombangBanget.id – Enam anggota kelompok gangster yang mengatasnamakan Tamsis Boys dibekuk Unit Reskrim Polsek Peterongan, Jombang Minggu (25/02) malam.
Mereka bikin onar setelah mengeroyok Agung Amanulloh, 25, warga Dusun Rejoso, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Jombang hingga luka-luka.
Informasi yang dihimpun, korban dikeroyok Minggu (05/02) dini hari saat dirinya sedang keluar mencari makan di Jl Raya KH Romly Tamim, Jombang.
Saat itu dia keluar seorang diri dengan mengendarai sepeda motor.
Saat melintas di depan makam Dusun Wonokerto, Desa/Kecamatan Peterongan, ia dilempari baru tanpa diketahui penyebabnya, dari sekelompok gangster yang sedang aksi konvoi.
"Lalu rombongan konvoi sepeda motor itu berbalik arah dan melakukan pengeroyokan terhadap korban," ujar Kapolres Jombang AKBP Eko Bagus Riyadi, melalui Kapolsek Peterongan AKP Dian Anang Nugroho, Senin (26/2).
Beruntung, korban berhasil kabur dan menyelamatkan diri ke pemukiman warga.
Kendati begitu, korban mengalami luka robek di bagian rahang bawah.
"Sesampai di rumah, pelapor diantar keluarganya berobat ke RSUD Jombang. Kemudian melapor ke Polsek Peterongan," jelas dia.
Setelah menerima laporan, dilakukan penyelidikan. Tak butuh lama, enam anggota gengster berhasil diketahui.
Mereka adalah BR 17, berperan memukul korban, RSP 17, berperan merusak motor korban dan RSB, 17, melempar batu bata ke arah korban 2 kali dan didapati membawa celurit.
Baca Juga: Asyik Pesta Sabu, Kakak Beradik di Mojoagung Jombang Diringkus Polisi
Kemudian, RD, 17, berperan melempar dan memukul korban, AC, 17, membacok sepeda korban dengan pedang dan YF, 19, berperan melempari korban dengan menggunakan batu.
Saat ini, enam pelaku telah diamankan di Mapolsek Peterongan.
Termasuk sejumlah barang bukti. Seperti 1 celurit, 1 pedang, bendera warna hitam putih bertuliskan TAMSIS Boys serta pakaian korban.
"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku kita jerat dengan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 7 tahun," pungkas Dian Anang. (ang/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz